Bangka Belitung — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Investigasi Negara (LIN) Bangka Belitung menyampaikan ucapan Selamat dan Doa tulus dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2026 Masehi. Ucapan ini disampaikan secara resmi oleh Seluruh Jajaran Pengurus Lembaga Investigasi Negara (LIN), disertai pesan mendalam tentang makna pengorbanan dan kepedulian, 28/05/2026.
Dalam pesan ucapannya, DPD LIN Babel mengangkat tema “Semangat Kurban Menumbuhkan Rasa Peduli dan Ikhlas”. Pesan ini mengajak seluruh elemen masyarakat,rekan, pengusaha,petani,dan seluruh pemangku kepentingan disektor pangan untuk merenungi makna sejati Idul Adha, yaitu ketulusan berkurban, keikhlasan berbagi dan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan.
Ketua DPD LIN Babel, Ahmad Bustani bersama seluruh jajaran pengurus berharap nilai-nilai luhur berkurban dapat diterapkan tidak hanya pada momen hari raya saja, namun juga dalam setiap langkah kerja dan pengabdian. Semangat berbagi ini diharapkan semakin mempererat persaudaraan dan sinergi antara pelaku usaha pangan, pemerintah dan masyarakat luas di wilayah kepulauan bangka belitung
“Semoga semangat pengorbanan dan keikhlasan ini membawa berkah, kemajuan dan kesejahteraan bagi kita semua. Mari kita jadikan momen Idul Adha sebagai momentum untuk semakin peduli,saling mendukung dan bekerja sama Demi terwujudnya ketahanan yang kuat dan kemandirian beras nasional,” ujarnya
Sebagai lembaga yang menaungi Pengawasan kontrol sosial, kebijakan pelayanan publik dan bantuan hukum LIN Babel juga menegaskan komitmennya untuk terus bekerja tulus dan berdedikasi, berkualitas, berintegritas dan bermanfaat untuk berbagi dan melayani yang menjadi inti perayaan idul adha.
“Sekali lagi kami sampaikan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah 2026 Masehi Semoga Allah SWT menerima ibadah kurban dan seluruh amal ibadah kita semua Aamiin Yra
Iziar Ningsih selaku bendahara DPD LIN Babel yang baru menjabat beberapa hari ini mengatakan, Menyambut Idul Adha dengan Hati yang Ikhlas
Menjelang Idul Adha, seorang ayah mengajak anaknya melihat proses persiapan qurban di masjid. Sang anak bertanya, “Kenapa kita harus berqurban?” Sang ayah pun menjelaskan bahwa qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi tentang belajar ikhlas dan taat kepada Allah.
Dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, mereka belajar bahwa keikhlasan adalah bentuk cinta dan ketaatan tertinggi kepada Allah. Idul Adha pun menjadi momen untuk membersihkan hati dari rasa egois dan memperkuat kepedulian kepada sesama.
Allah SWT berfirman:
“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.”
(QS. Al-Kautsar: 2)
Dalam ayat lain:
“Daging dan darah hewan qurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu…”
(QS. Al-Hajj: 37)
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidak ada amalan anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan qurban.”
(HR. Tirmidzi)
Ditambahkannya, Makna Menyambut Idul Adha terdiri dari
1. Belajar Ikhlas dalam Ketaatan kepada Allah
Qurban mengajarkan bahwa setiap pengorbanan yang dilakukan karena Allah akan membawa keberkahan dan pahala.
2. Menumbuhkan Rasa Syukur atas Nikmat yang Diberikan
Idul Adha menjadi pengingat untuk mensyukuri rezeki, kesehatan, dan segala nikmat yang Allah titipkan kepada kita.
3. Memperkuat Kepedulian dan Semangat Berbagi
Melalui qurban, kebahagiaan dapat dirasakan bersama, terutama oleh yatim dan dhuafa yang membutuhkan.
4. Meneladani Ketakwaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
Kisah mereka mengajarkan tentang ketaatan, kesabaran, dan keyakinan penuh kepada Allah.
5. Menjadikan Qurban sebagai Sarana Mendekatkan Diri kepada Allah
Bukan sekadar ritual tahunan, qurban adalah bentuk ibadah yang memperkuat iman dan ketakwaan.
Mari sambut Idul Adha dengan hati yang ikhlas dan penuh kepedulian. Tutupnya
Humas : DPD LIN Babel








Responses (2)