TANGERANG – Langkah tegas kembali ditunjukkan Ketua Umum Lembaga Investigasi Negara (LIN), Robi Irawan Wiratmoko, yang melakukan kunjungan langsung ke DPC LIN Kota Tangerang yang dipimpin oleh Sultan Indra. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi—melainkan sinyal keras bahwa LIN tidak akan tinggal diam terhadap berbagai aduan masyarakat yang selama ini terkesan “mengendap tanpa penyelesaian”.
Dalam pertemuan tersebut, Robi Irawan menegaskan bahwa lembaga yang ia pimpin tidak boleh menjadi penonton di tengah maraknya dugaan pelanggaran hukum, penyalahgunaan wewenang, hingga praktik-praktik yang mencederai keadilan publik.
“LIN bukan organisasi simbolik. Kita hadir untuk membongkar, mengawal, dan memastikan kebenaran ditegakkan. Jika ada yang bermain di balik layar, kita akan buka terang-terangan!” tegasnya dengan nada keras.
Fokus Utama: Aduan Masyarakat yang Diduga ‘Mandek’
Fokus utama koordinasi antara Ketua Umum LIN dan DPC Kota Tangerang adalah:
- Penanganan aduan masyarakat yang selama ini belum menemukan titik terang
- Penguatan strategi investigasi lapangan untuk membongkar dugaan pelanggaran
- Sinkronisasi data dan bukti agar tidak ada celah bagi pihak yang ingin “bersembunyi”
- Penegasan peran DPC sebagai ujung tombak pengawasan di daerah
Isu yang dibahas disebut-sebut berkaitan dengan berbagai laporan yang berpotensi menyeret oknum-oknum tertentu, baik di sektor pemerintahan maupun swasta.
Nada Keras: Tidak Ada Ruang untuk Main Mata
Dalam arahannya, Robi juga menyentil keras pihak-pihak yang mencoba menghambat proses investigasi.
“Kalau ada yang mencoba menutup-nutupi, itu artinya ada yang disembunyikan. Dan LIN akan berdiri paling depan untuk membongkar itu semua,” ujarnya.
Pernyataan ini dinilai sebagai peringatan terbuka bagi pihak-pihak yang selama ini diduga bermain aman di balik lemahnya pengawasan.
Hasil Konkret: Langkah Awal Pembongkaran?
Dari kunjungan ini, beberapa hasil konkret mulai terlihat:
- Pembentukan tim investigasi khusus untuk menindaklanjuti aduan prioritas
- Percepatan pengumpulan data dan bukti lapangan
- Komitmen DPC Tangerang untuk membuka semua temuan tanpa kompromi
- Rencana pelaporan ke instansi terkait jika ditemukan indikasi pelanggaran serius
Meski belum diumumkan secara detail ke publik, sinyal yang muncul jelas: akan ada langkah lanjutan yang lebih besar dan berpotensi membuka kasus-kasus yang selama ini tersembunyi.
Penutup: Awal dari Gelombang Besar?
Kunjungan ini bisa jadi bukan sekadar agenda rutin, melainkan awal dari gerakan yang lebih masif. Di tengah tuntutan transparansi yang semakin kuat, publik kini menanti—apakah LIN benar-benar akan membuktikan komitmennya, atau justru kembali menjadi bagian dari sistem yang selama ini dikritik?
Satu hal yang pasti, pernyataan tegas Ketua Umum LIN telah mengguncang:
“Jika kebenaran ditutup, maka kami yang akan membukanya.”

