Sport  

Kabar Terbaru Dede Sunandar Setelah Tumbang dalam Pertandingan Melawan Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Jalani Pemeriksaan Lanjutan Setelah Tak Sadarkan Diri di Ring

KOTA JAMBI, JAMBI — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 5 October 2026, Dede Sunandar kembali menjalani aktivitas setelah sempat terkapar dan kehilangan kesadaran dalam pertandingan tinju melawan Vicky Prasetyo pada Sabtu (3/10). Kondisi tersebut terjadi setelah Dede terkena pukulan dari Vicky. Momen itu sempat mengundang perhatian publik karena Dede harus mendapatkan penanganan medis setelah pertandingan berakhir.

Setelah insiden tersebut, Dede dibawa ke rumah sakit pada Minggu (4/10) untuk menjalani pemeriksaan. Namun, sehari kemudian, Senin (5/10), ia sudah kembali bekerja dengan mengikuti proses syuting program Pagi-Pagi Ambyar yang tayang di Trans TV. Kehadiran Dede dalam kegiatan syuting menunjukkan bahwa ia mulai beraktivitas, meskipun kondisi kesehatannya tetap perlu dipantau setelah mengalami benturan dalam pertandingan.

Dede menjelaskan bahwa pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan setelah menyelesaikan syuting. Ia mengungkapkan, dirinya diantar oleh Vicky Prasetyo ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan CT scan pada bagian kepala. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan tidak terdapat masalah serius akibat pukulan yang membuatnya sempat tidak sadarkan diri.

Menurut keterangan Dede, sebelumnya ia telah menjalani pemeriksaan ketika berada di Jambi. Akan tetapi, pemeriksaan yang dilakukan saat itu disebut baru berfokus pada bagian paru-paru. Karena itu, pemeriksaan CT scan kepala dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk mengetahui kondisi setelah insiden di atas ring.

Keputusan untuk tetap melakukan pemeriksaan medis menjadi perhatian penting, meskipun Dede sudah dapat mengikuti syuting. Hasil CT scan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi kepalanya. Sementara itu, Dede dan pihak terkait masih perlu memperhatikan perkembangan kesehatannya setelah pertandingan melawan Vicky Prasetyo tersebut.

Setelah pertandingan melawan Vicky Prasetyo berakhir, perhatian tidak hanya tertuju pada kondisi Dede Sunandar, tetapi juga pada tindakan Vicky setelah insiden tersebut. Berdasarkan pernyataan Dede yang disampaikan melalui unggahan Instagram Vicky, Vicky terus mendampinginya sejak kejadian berlangsung. Ia membantu mengurus Dede dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan hingga Dede dibawa menuju ambulans.

Dede menyampaikan bahwa dirinya mengalami blackout setelah insiden di atas ring. Kondisi itu membuatnya tidak mengetahui secara jelas rangkaian proses yang terjadi setelahnya, termasuk bagaimana dirinya dapat tiba di rumah sakit. Dalam situasi tersebut, Vicky tetap berada di sisi Dede dan mendampinginya sampai Dede siuman. Kehadiran Vicky disebut menjadi bagian dari bantuan yang diterima Dede ketika dirinya belum sepenuhnya sadar dan masih membutuhkan penanganan.

Melalui unggahan tersebut, Dede juga menyampaikan terima kasih kepada Vicky atas pendampingan yang diberikan. Ucapan itu menggambarkan penghargaan Dede terhadap bantuan Vicky sejak kejadian di arena hingga dirinya memperoleh perawatan medis. Dede menegaskan bahwa Vicky tidak meninggalkannya selama proses tersebut, termasuk ketika Dede harus dibawa dengan ambulans dan mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit.

Video yang dibagikan Vicky memperlihatkan Dede dalam kondisi terbaring di sebuah kursi. Pada rekaman itu, sejumlah petugas medis tampak memberikan penanganan kepada Dede setelah pertandingan. Dokumentasi tersebut memperlihatkan situasi ketika Dede masih berada dalam proses mendapatkan bantuan medis, sekaligus menunjukkan bahwa penanganan dilakukan tidak lama setelah insiden di atas ring. Setelah melalui proses tersebut, Dede akhirnya siuman, meskipun ia mengaku tidak mengetahui secara jelas perjalanan hingga sampai ke rumah sakit.

Pertandingan yang membuat Dede Sunandar terjatuh berlangsung dalam rangkaian Celebrity Match 2 lawan 1 pada acara Kapolda Fighter Match di GOR Kota Jambi, Sabtu (3/10). Dalam laga tersebut, Vicky Prasetyo berhadapan dengan Dede dan Bedu yang berada dalam satu tim. Format pertandingan itu menjadi perhatian karena mempertemukan satu petarung melawan dua orang sekaligus.

Setelah Dede tumbang, sejumlah warganet menduga insiden tersebut telah diatur demi kebutuhan hiburan atau sekadar settingan. Namun, Dede membantah anggapan itu. Ia menjelaskan bahwa pertandingan dua lawan satu memang menjadi format yang telah ditentukan dan benar-benar dijalankan di atas arena. Menurutnya, tidak ada rencana khusus untuk membuat dirinya terjatuh atau menciptakan adegan tertentu selama pertandingan.

Dede juga menyampaikan bahwa kekuatan pukulan dalam pertarungan tidak dapat dipastikan. Situasi di arena dapat berubah dengan cepat, terutama ketika para peserta berusaha menjaga ritme dan merespons serangan lawan. Karena itu, kejadian yang dialaminya tidak semestinya langsung dianggap sebagai bagian dari skenario. Jatuhnya seorang petarung dapat terjadi akibat posisi tubuh, momentum, maupun pukulan yang diterima pada waktu yang tidak terduga.

Ia menduga emosi dari pertandingan sebelumnya masih terbawa ketika dirinya maju menghadapi Vicky. Sebelum Dede tampil, Bedu lebih dahulu bertanding melawan Vicky. Suasana dan ketegangan dari laga tersebut kemungkinan memengaruhi kondisi mental maupun cara Dede memasuki pertandingan berikutnya. Meski demikian, Dede tetap menegaskan bahwa dirinya dan Bedu menjalani pertandingan sesuai format yang berlaku, tanpa mengetahui atau merencanakan kejadian yang kemudian menjadi sorotan publik.

Dede Sunandar menjelaskan bahwa dirinya tidak mengenakan pelindung kepala dalam pertandingan melawan Vicky Prasetyo karena perlengkapan tersebut tidak digunakan sejak awal. Menurut penjelasannya, para peserta sempat diminta memakai headguard atau pelindung kepala sebagai bagian dari perlengkapan pertandingan. Namun, Dede dan pihak lain memandang laga itu sebagai kegiatan untuk bersenang-senang, sehingga aturan penggunaan pelindung tersebut tidak diterapkan. Keputusan itu membuat Dede tampil tanpa perlindungan tambahan di bagian kepala ketika pertandingan berlangsung.

Pertandingan yang digelar di GOR Jambi tersebut berlangsung dalam suasana yang sangat meriah. Dukungan penonton dan atmosfer arena membuat perhatian tertuju pada jalannya laga, terutama ketika pertarungan memasuki momen yang menegangkan. Dalam salah satu momen yang kemudian banyak diperbincangkan, Dede terlihat tersungkur hingga ke pinggir ring. Ia dilaporkan tidak sadarkan diri setelah kejadian tersebut, sehingga situasi di sekitar arena segera menarik perhatian penonton dan orang-orang yang berada di dekat ring.

Perhatian publik semakin besar karena Vicky Prasetyo terlihat menangis histeris setelah Dede terjatuh. Vicky tampak memeluk tubuh Dede, termasuk memegang bagian wajahnya, dalam suasana yang emosional. Rekaman momen tersebut kemudian menjadi sorotan setelah dibagikan melalui unggahan Instagram milik Vicky. Tayangan itu memperlihatkan kondisi Dede di sisi ring serta reaksi Vicky yang berada di dekatnya. Visual tersebut membuat cuplikan pertandingan beredar dan dibicarakan oleh publik, terutama karena memperlihatkan perubahan suasana dari pertandingan yang semula dianggap sebagai hiburan menjadi momen yang penuh ketegangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *