BANDUNG, JAWA BARAT — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 7 October 2026, Polisi mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian kabel pada sebuah tower provider seluler di wilayah Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Penindakan tersebut dilakukan setelah adanya informasi mengenai aktivitas mencurigakan di sekitar area tower pada waktu dini hari. Kedua orang itu kemudian dibawa ke Mapolsek Cicalengka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat membenarkan adanya penangkapan terhadap dua terduga pelaku. Ia menyampaikan bahwa kabel yang menjadi sasaran dalam dugaan pencurian tersebut berasal dari tower provider XL. Keterangan itu menjadi bagian dari penyelidikan polisi untuk memastikan rangkaian peristiwa, termasuk cara para terduga pelaku memasuki area tower dan mengambil kabel.
Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua terduga pelaku di Mapolsek Cicalengka. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat serta mengumpulkan keterangan dan barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap motif, peran masing-masing orang, dan jumlah kabel yang diduga hendak diambil.
Aksi pencurian kabel pada infrastruktur telekomunikasi dapat mengganggu layanan komunikasi apabila menyebabkan kerusakan atau terputusnya jaringan. Karena itu, penanganan perkara tersebut tidak hanya diarahkan untuk mengungkap pelaku, tetapi juga memastikan kondisi tower dan perangkat pendukungnya. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya terhadap kedua orang yang diamankan.
Kejadian tersebut diketahui setelah sistem keamanan pada tower XL mengirimkan notifikasi bahaya ke pusat kendali. Peringatan itu menjadi tanda adanya aktivitas tidak wajar di sekitar menara telekomunikasi yang berada di wilayah Cicalengka. Petugas yang menerima notifikasi kemudian melakukan pemantauan awal dan meneruskan informasi tersebut kepada pihak terkait untuk memastikan kondisi di lokasi.
Alarm tower dilaporkan berbunyi sekitar pukul 03.00 WIB. Waktu tersebut merupakan jam rawan, ketika aktivitas warga umumnya sudah berkurang dan situasi di sekitar menara relatif sepi. Menindaklanjuti bunyi alarm, pihak XL segera bergerak menuju lokasi untuk memeriksa kemungkinan adanya gangguan terhadap perangkat maupun bagian konstruksi tower.
Perjalanan menuju lokasi berlangsung hingga selepas azan subuh. Setibanya di area tower, petugas XL mendapati dua orang masih berada di sekitar lokasi kejadian. Kehadiran kedua orang tersebut kemudian menimbulkan dugaan bahwa mereka berkaitan dengan aktivitas yang memicu alarm serta kemungkinan upaya pencurian kabel pada tower. Petugas selanjutnya mengamankan situasi dan menghubungi pihak berwenang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Ade Rahmat menjelaskan bahwa temuan di lokasi tidak berhenti pada pemeriksaan internal pihak provider. Setelah mendapati dua orang berada di sekitar tower pada waktu tersebut, pihak XL melaporkan kejadian itu kepada warga setempat dan Polsek Cicalengka. Laporan tersebut dilakukan agar informasi mengenai dugaan pencurian dapat segera ditindaklanjuti secara bersama-sama.
Warga dan kepolisian kemudian menerima informasi mengenai kondisi tower, waktu aktifnya alarm, serta keberadaan dua orang yang ditemukan di lokasi. Keterangan dari sistem alarm dan laporan pihak provider menjadi bagian penting dalam mengungkap rangkaian kejadian. Selanjutnya, kedua orang tersebut diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan sesuai prosedur. Polisi masih mendalami peran masing-masing, termasuk memastikan apakah terdapat kerusakan atau kabel yang telah diambil dari area tower.
Keberadaan dua terduga pelaku pencurian kabel tower XL di Cicalengka diketahui oleh pihak provider saat keduanya berada di lokasi tower. Setelah mengetahui keberadaan mereka, situasi di tempat tersebut menjadi perhatian. Kedua terduga pelaku tidak langsung turun, melainkan sempat bertahan di atas tower.
Posisi tersebut membuat proses penanganan berlangsung dengan perhatian khusus. Pihak provider yang menemukan mereka kemudian mengetahui bahwa kedua orang itu masih berada di bagian atas tower. Informasi mengenai keberadaan mereka menjadi dasar bagi penanganan lebih lanjut di lokasi.
Kedua terduga pelaku tetap berada di atas tower setelah keberadaan mereka diketahui. Keadaan itu berlangsung hingga pihak berwenang melakukan penanganan terhadap situasi tersebut. Tidak ada keterangan tambahan mengenai alasan mereka bertahan di atas tower, sehingga informasi yang dapat disampaikan terbatas pada urutan peristiwa yang diketahui.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa penemuan keberadaan seseorang di area tower dapat segera mengubah kondisi di lokasi. Dalam perkara tersebut, pihak provider menjadi pihak yang mengetahui keberadaan kedua terduga pelaku. Keduanya kemudian diamankan polisi setelah sebelumnya sempat bertahan di atas tower.
Rangkaian kejadian itu menjadi bagian dari penanganan kasus dugaan pencurian kabel tower XL di Cicalengka. Keberadaan kedua terduga pelaku pertama kali diketahui di lokasi oleh pihak provider, kemudian mereka sempat bertahan di atas tower sebelum akhirnya diamankan. Keterangan tersebut menggambarkan situasi utama yang terjadi tanpa menambahkan informasi di luar bahan yang tersedia.
Menurut keterangan Kapolsek Cicalengka, keberadaan dua terduga pelaku pencurian kabel tower XL itu diketahui sekitar pukul 04.30. Saat petugas mengetahui posisi keduanya, mereka masih berada di atas struktur tower dan belum turun ke bawah. Polisi kemudian melakukan penanganan di lokasi dengan mempertimbangkan kondisi keamanan serta situasi sekitar.
Kedua terduga pelaku tidak langsung turun meski telah ditunggu oleh petugas. Upaya komunikasi dan pemantauan terus dilakukan agar mereka bersedia mengakhiri keberadaannya di atas tower secara aman. Penanganan tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 08.00. Selama proses itu, petugas tetap berada di lokasi untuk mengawasi situasi dan mencegah kemungkinan terjadinya hal-hal yang dapat membahayakan terduga pelaku maupun warga di sekitar area tower.
Setelah polisi tiba dan penanganan berlangsung selama beberapa waktu, kedua terduga pelaku akhirnya menyerahkan diri. Mereka kemudian turun dari tower dan diamankan oleh petugas untuk menjalani proses lebih lanjut. Penyerahan diri dilakukan setelah keberadaan keduanya terpantau sejak dini hari, sementara petugas terus menunggu serta melakukan pendekatan di lokasi.
Usai turun dari tower, kedua terduga pelaku dibawa ke Mapolsek Cicalengka. Pemeriksaan terhadap keduanya dilakukan di kantor kepolisian tersebut untuk mendalami keterangan mengenai keberadaan mereka di tower XL dan dugaan pencurian kabel. Tahapan pemeriksaan itu menjadi bagian dari penanganan perkara oleh kepolisian sesuai keterangan yang disampaikan pihak terkait.

