JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 6 October 2026, Poco F9 Pro diklaim mampu mencatat skor AnTuTu hingga 3.549.497. Angka tersebut menjadi salah satu indikator yang menunjukkan kemampuan pemrosesan perangkat, terutama ketika digunakan untuk menjalankan gim dengan kebutuhan grafis dan performa tinggi. Pencapaian ini sekaligus menegaskan bahwa performa menjadi fokus utama Poco dalam mengembangkan ponsel terbarunya.
Skor AnTuTu tidak sepenuhnya menggambarkan pengalaman penggunaan dalam setiap kondisi, tetapi hasil pengujian tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kapasitas perangkat secara keseluruhan. Dengan skor yang menembus 3,5 juta, Poco F9 Pro diposisikan sebagai perangkat yang mampu menangani berbagai aktivitas berat, mulai dari bermain gim kompetitif, menjalankan aplikasi secara bersamaan, hingga mendukung kebutuhan hiburan beresolusi tinggi.
Poco juga menyebut F9 Pro sebagai ponsel yang ringkas sekaligus bertenaga. Perusahaan berupaya memadukan bentuk yang praktis dengan kemampuan pemrosesan tinggi, sehingga perangkat tetap mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari tanpa mengesampingkan kebutuhan gamer. Perpaduan tersebut menjadi bagian dari strategi Poco untuk menghadirkan perangkat berperforma tinggi dalam desain yang tidak berlebihan.
Spokesperson Poco Indonesia, Fajar Pratama, menyampaikan keterangan itu pada Senin, 5 Oktober 2026, di Jakarta. Ia mengatakan, “Setiap detail pada perangkat ini dirancang untuk memberikan keunggulan yang lebih besar bagi gamer. F Pro Series ini adalah yang paling powerful yang pernah dihadirkan Poco.” Pernyataan tersebut memperkuat posisi F9 Pro sebagai produk yang mengutamakan pengalaman bermain gim dan kemampuan perangkat secara menyeluruh. Dengan demikian, skor AnTuTu tinggi tidak hanya dipakai sebagai angka promosi, tetapi juga sebagai penanda arah pengembangan seri ini yang berfokus pada performa gaming.
Fondasi performa Poco F9 Pro bertumpu pada Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series yang berperan sebagai dapur pacu utama. Chipset ini dirancang untuk menangani beban kerja berat, mulai dari menjalankan gim dengan kebutuhan grafis tinggi hingga mengoperasikan beberapa aplikasi secara bersamaan. Kehadirannya menjadi salah satu faktor penting di balik klaim capaian skor AnTuTu hingga 3,5 juta, meskipun angka tersebut tetap perlu dipahami sebagai hasil pengujian dalam kondisi tertentu.
Poco juga membekali perangkat ini dengan VisionBoost D8, yaitu chip khusus yang membantu pemrosesan grafis. Komponen tersebut ditujukan untuk mendukung chipset utama ketika ponsel menangani visual gim, efek pencahayaan, serta tampilan dengan detail tinggi. Dengan pembagian tugas prosesor utama dan chip grafis pendukung, sistem diharapkan dapat mempertahankan kinerja yang lebih stabil saat digunakan untuk aktivitas intensif.
Dari sisi memori, Poco F9 Pro hadir dengan RAM 12GB berjenis LPDDR5X dan penyimpanan internal 512GB menggunakan teknologi UFS 4.1. Kapasitas RAM yang besar mendukung kelancaran perpindahan antaraplikasi, sedangkan standar penyimpanan tersebut membantu mempercepat proses pemuatan aplikasi, gim, dan data berukuran besar. Kombinasi ini secara khusus menyasar pengguna yang membutuhkan ruang penyimpanan luas sekaligus respons cepat untuk kebutuhan produktivitas maupun hiburan.
Untuk memperoleh hasil pengujian yang lebih terukur, Poco menyiapkan metode dengan mengaktifkan mode performa sebelum menjalankan benchmark. Pengaturan ini memungkinkan perangkat menggunakan sumber daya pemrosesan secara lebih agresif selama pengujian. Kondisi suhu awal ponsel juga diperhatikan, sebab temperatur sebelum benchmark dapat memengaruhi kemampuan perangkat mempertahankan kinerja. Dengan mencatat dan mengendalikan faktor tersebut, hasil yang diperoleh dapat memberikan gambaran yang lebih relevan mengenai potensi performa Poco F9 Pro, sekaligus menjelaskan konteks di balik skor benchmark yang tinggi.
Pengujian Poco F9 Pro tidak hanya mengandalkan skor AnTuTu yang mencapai 3,5 juta. Untuk menilai kemampuan perangkat secara lebih menyeluruh, pengujian juga dilakukan melalui sejumlah gim populer, yakni Genshin Impact, Mobile Legends, Call of Duty Mobile, PUBG, dan Delta Force. Beragam judul tersebut dipilih karena memiliki karakteristik beban kerja yang berbeda, mulai dari grafis kompleks hingga permainan kompetitif yang menuntut respons cepat.
Dalam setiap sesi, pengujian berfokus pada pengamatan frame rate, konsumsi baterai, dan suhu perangkat. Frame rate digunakan untuk melihat konsistensi kelancaran visual selama permainan, sedangkan pemantauan baterai membantu menggambarkan efisiensi perangkat saat digunakan dalam durasi panjang. Suhu juga menjadi indikator penting, terutama ketika Poco F9 Pro menjalankan gim dengan pengaturan grafis tinggi secara berkelanjutan. Pendekatan ini memberikan gambaran yang lebih realistis mengenai performa gaming sehari-hari.
Pengalaman bermain turut didukung layar Poco HyperRGB berukuran 6,59 inci. Panel tersebut memiliki instantaneous touch sampling rate hingga 4.800Hz, sehingga sentuhan dapat diterima dan diterjemahkan dengan lebih cepat. Respons ini bermanfaat dalam permainan yang membutuhkan akurasi, seperti mengarahkan bidikan, mengendalikan karakter, atau melakukan kombinasi gerakan dalam waktu singkat. Poco juga membekali perangkat dengan fitur wet touch display, yang memungkinkan layar tetap dioperasikan ketika jari pengguna dalam kondisi basah atau berminyak.
Untuk menjaga kenyamanan penggunaan, layar tersebut memperoleh sertifikasi TÜV Rheinland dan dilengkapi teknologi Xiaomi Vision Care. Keduanya mendukung pengalaman melihat yang lebih nyaman selama sesi gaming maupun aktivitas harian. Selain itu, dukungan display 185Hz diklaim mampu menghadirkan pengalaman gaming high frame rate hingga 185 fps. Kecepatan penyegaran tinggi ini membantu menghasilkan pergerakan objek yang lebih mulus, transisi yang lebih responsif, serta tampilan yang tetap stabil ketika permainan berlangsung cepat. Kombinasi layar, respons sentuhan, dan pemantauan performa tersebut memperkuat posisi Poco F9 Pro sebagai perangkat yang dirancang untuk kebutuhan gaming intensif.
WildBoost Optimization 4.0 menjadi salah satu teknologi yang mendukung kemampuan grafis Poco F9 Pro, khususnya ketika perangkat digunakan untuk bermain gim dengan tuntutan visual dan respons tinggi. Sistem ini dirancang untuk mengoptimalkan pemrosesan gambar secara lebih cerdas, sehingga kualitas tampilan tetap tajam tanpa mengorbankan kelancaran permainan. Pendekatan tersebut penting bagi pengguna yang menginginkan pengalaman gaming lebih imersif, baik saat menikmati detail lingkungan permainan maupun ketika menghadapi adegan dengan pergerakan cepat.
Teknologi ini menggabungkan fitur super resolution dan super frame rate. Super resolution membantu meningkatkan ketajaman serta kejernihan visual, sedangkan super frame rate berperan dalam menjaga animasi agar terlihat lebih mulus. Pada gim yang kompatibel, dukungan tersebut dapat mencapai hingga 185 fps. Namun, capaian frame rate tetap bergantung pada dukungan gim, pengaturan yang digunakan, serta kondisi perangkat ketika menjalankan permainan. Kombinasi pengolahan grafis ini melengkapi kemampuan perangkat keras Poco F9 Pro dalam menghasilkan performa gaming yang responsif dan stabil.
Secara komersial, Poco F9 Pro dibanderol Rp10.499.000. Perangkat ini tersedia dalam satu konfigurasi, yaitu RAM 12GB dengan penyimpanan internal 512GB, sehingga pengguna memperoleh kapasitas yang memadai untuk memasang gim berukuran besar dan menyimpan berbagai konten digital. Pilihan warnanya meliputi Black, White, dan Aurora Green, yang memberikan opsi tampilan berbeda sesuai preferensi pengguna.
Poco F9 Pro mulai tersedia pada 6 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB melalui kanal resmi Xiaomi. Informasi harga, konfigurasi tunggal, pilihan warna, dan jadwal penjualan tersebut melengkapi daya tarik perangkat yang mengandalkan fondasi performa kuat untuk gaming. Salah satu angka yang menonjol adalah skor AnTuTu lebih dari 3,5 juta, yang menggambarkan posisi performanya sebagai dasar untuk menjalankan aplikasi dan gim dengan kebutuhan pemrosesan tinggi.
