JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 5 October 2026, Poco resmi memperkenalkan lini flagship terbarunya, Poco F9 Series, di Indonesia pada Senin (5/10). Kehadiran ini menandai langkah baru Poco di pasar smartphone premium nasional, dengan membawa perangkat yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna berperforma tinggi. Seri tersebut terdiri atas dua model, yakni Poco F9 Ultra dan Poco F9 Pro, yang hadir sebagai pilihan bagi konsumen dengan kebutuhan dan preferensi berbeda.
Fokus utama Poco F9 Series terletak pada penerapan teknologi dual-chipset. Konfigurasi tersebut ditujukan untuk menunjang pengalaman bermain gim yang lebih imersif, sekaligus membantu perangkat mengelola kinerja secara lebih optimal. Dengan pemrosesan yang dirancang untuk mendukung aktivitas berat, Poco ingin menawarkan pengalaman penggunaan yang responsif, terutama ketika pengguna menjalankan gim dengan grafis tinggi, melakukan multitasking, atau menikmati konten multimedia.
Novita Krisutami, PR Manager Poco Indonesia, menjelaskan bahwa pendekatan dual-chipset menjadi salah satu keunggulan yang dibawa Poco F9 Ultra. Pada model tersebut, Poco memadukan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan VisionBoost D8. Snapdragon 8 Elite Gen 5 berperan sebagai chipset utama untuk mendukung kinerja perangkat, sedangkan VisionBoost D8 membantu menghadirkan pemrosesan visual yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengalaman bermain gim.
Menurut Novita, kombinasi Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan VisionBoost D8 memungkinkan Poco F9 Ultra menghadirkan performa yang lebih menyeluruh. Penggabungan kedua chip itu tidak hanya berfokus pada kecepatan, tetapi juga pada pengolahan visual dan pengalaman bermain yang lebih mendalam. Melalui peluncuran di Indonesia tersebut, Poco menegaskan upayanya menghadirkan teknologi flagship yang berorientasi pada performa, khususnya bagi pengguna yang menjadikan gim sebagai salah satu aktivitas utama di perangkat seluler.
Poco F9 Ultra dan Poco F9 Pro sama-sama dirancang untuk menghadirkan performa tinggi, tetapi keduanya membawa konfigurasi pemrosesan serta kapasitas memori yang berbeda. Perbedaan ini membuat masing-masing varian memiliki sasaran penggunaan yang sedikit berlainan, khususnya bagi pengguna yang memprioritaskan permainan mobile, multitasking, dan penyimpanan berkapasitas besar.
Poco F9 Ultra mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 sebagai chipset utama. Platform tersebut menangani berbagai proses komputasi, mulai dari menjalankan aplikasi hingga mengelola permainan dengan tuntutan grafis tinggi. Untuk membantu pemrosesan visual, perangkat ini dilengkapi VisionBoost D8, yaitu chipset grafis khusus yang dirancang untuk meningkatkan kualitas tampilan dan kelancaran gambar. Konfigurasinya diperkuat RAM 16 GB serta penyimpanan internal 512 GB, sehingga pengguna dapat membuka banyak aplikasi sekaligus dan menyimpan gim, video, maupun berkas berukuran besar tanpa cepat kehabisan ruang.
Sementara itu, Poco F9 Pro menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series sebagai dapur pacu, yang dipadukan dengan VisionBoost D8 untuk kebutuhan grafis. Model ini tersedia dengan RAM 12 GB dan pilihan penyimpanan hingga 512 GB. Kapasitas tersebut tetap memadai untuk bermain gim secara intensif, menjalankan aplikasi produktivitas, serta melakukan perpindahan tugas dengan respons yang cepat. Perbedaan kapasitas RAM terutama terasa ketika pengguna menjalankan banyak aplikasi dalam waktu bersamaan.
VisionBoost D8 mendukung tiga fungsi penting secara bersamaan, yakni super resolution, smart frame rate, dan game HDR. Super resolution membantu meningkatkan ketajaman visual, sedangkan smart frame rate menyesuaikan kelancaran gambar sesuai kebutuhan permainan. Game HDR memperkaya rentang warna dan kontras agar detail adegan terlihat lebih jelas. Kombinasi ini ditujukan untuk menjaga kualitas visual tanpa mengabaikan pengalaman bermain yang responsif.
Dari sisi konektivitas, kedua varian mendukung Wi-Fi 7 untuk akses jaringan nirkabel berkecepatan tinggi dan latensi rendah. Fitur dual SIM memudahkan pemisahan nomor pribadi serta pekerjaan. Bluetooth 6.0 mendukung koneksi perangkat yang lebih modern, sementara dual-Bluetooth memungkinkan dua perangkat Bluetooth terhubung secara bersamaan, termasuk aksesori gaming seperti earbud dan pengendali.
Poco F9 Series menawarkan pengalaman visual yang dirancang untuk mendukung hiburan, produktivitas, dan permainan kompetitif. Poco F9 Ultra mengusung layar AMOLED berukuran 6,9 inci, sedangkan Poco F9 Pro menggunakan panel berukuran 6,5 inci. Keduanya memiliki refresh rate hingga 185 Hz, sehingga pergerakan pada gim, menu, dan video kompatibel dapat terlihat lebih halus serta responsif.
Keunggulan lain terletak pada tingkat kecerahan yang tinggi. Layar dapat mencapai 10.000 nits pada 1 persen area layar dan 4.500 nits pada 25 persen area layar. Kemampuan ini membantu menjaga keterbacaan ketika perangkat digunakan di luar ruangan. Untuk pemakaian pada ruangan gelap, tersedia pengaturan tingkat kecerahan dan perlindungan mata agar pengalaman menonton tetap nyaman tanpa membuat mata cepat lelah.
Dari sisi audio, Poco berkolaborasi dengan Bose untuk menyempurnakan karakter suara pada seri ini. Poco F9 Ultra juga dibekali sistem speaker stereo 2.1 dengan subwoofer independen. Konfigurasi tersebut berpotensi menghasilkan suara yang lebih bertenaga, terutama pada frekuensi rendah ketika menikmati film, musik, maupun gim.
Perbedaan ukuran layar turut memengaruhi karakter desain kedua perangkat. Poco F9 Ultra dan Poco F9 Pro disiapkan dengan bodi yang ramping, bobot yang disesuaikan untuk penggunaan harian, serta pilihan warna berbeda pada masing-masing varian. Detail ketebalan, bobot, dan warna menjadi pertimbangan penting bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan genggaman sekaligus tampilan personal.
Pada sektor fotografi, keduanya membawa kamera utama 200 MP, periskop telefoto 50 MP, dan kamera ultra-wide 50 MP. Kamera depan 32 MP mendukung kebutuhan swafoto serta panggilan video. Kemampuan perekaman mencapai resolusi 4K pada 60 fps, sementara optical image stabilization membantu mengurangi guncangan sehingga rekaman berjalan dan pengambilan gambar dalam kondisi bergerak dapat terlihat lebih stabil.
Aspek yang membedakan Poco F9 Ultra dan Poco F9 Pro berikutnya adalah kapasitas baterai. Poco F9 Ultra dibekali baterai berkapasitas 8.050 mAh, sehingga menawarkan ruang daya yang lebih besar untuk mendukung penggunaan perangkat sepanjang hari. Sementara itu, Poco F9 Pro menggunakan baterai 6.330 mAh. Perbedaan kapasitas ini menjadi salah satu faktor penting bagi pengguna yang mempertimbangkan ketahanan daya dalam memilih model di lini Poco F9 Series.
Meski memiliki kapasitas baterai berbeda, kedua ponsel tersebut sama-sama mendukung pengisian daya kabel 100W melalui port USB Type-C. Dukungan ini memungkinkan proses pengisian berlangsung dengan daya tinggi menggunakan koneksi kabel. Selain itu, Poco F9 Ultra dan Poco F9 Pro juga dilengkapi fitur 50W Wireless HyperCharge. Dengan demikian, pengguna memiliki pilihan pengisian daya melalui kabel maupun secara nirkabel, sesuai kebutuhan dan perangkat pengisi daya yang digunakan.
Poco F9 Series tersedia di Indonesia mulai 6 Oktober 2025. Untuk pilihan dengan spesifikasi lebih tinggi, Poco F9 Ultra dalam konfigurasi memori 16/512 GB dibanderol Rp13,999 juta. Adapun Poco F9 Pro dengan konfigurasi 12/512 GB memiliki harga Rp12,4999 juta. Perbedaan harga tersebut mengikuti konfigurasi masing-masing perangkat, sementara kedua model tetap membawa dukungan pengisian cepat kabel dan nirkabel yang sama.
Dengan baterai 8.050 mAh pada versi Ultra dan 6.330 mAh pada versi Pro, calon pengguna dapat menyesuaikan pilihan berdasarkan kebutuhan kapasitas daya. Dukungan USB Type-C 100W serta 50W Wireless HyperCharge menjadi fitur bersama yang melengkapi kedua ponsel tersebut ketika mulai tersedia di pasar Indonesia pada 6 Oktober 2025.

