Ketum LIN Sambangi Kejari Sorong, Pertanyakan Pemberitaan Proyek Puskesmas Maybrat dan Dugaan Korupsi KONI

SORONG – Ketua Umum Lembaga Investigasi Negara, Robi Irawan Wiratmoko, bersama jajaran pengurus DPD LIN Papua Barat Daya mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Sorong, Selasa, untuk mempertanyakan beredarnya foto serta pemberitaan terkait proyek pembangunan Puskesmas Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Kedatangan rombongan LIN tersebut bertujuan meminta klarifikasi terkait foto dan narasi pemberitaan yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Selain itu, mereka juga ingin memastikan proses penyelidikan berjalan berdasarkan data yang akurat dan objektif.

Dalam keterangannya, Robi Irawan Wiratmoko menyampaikan bahwa berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh tim Lembaga Investigasi Negara, kondisi pembangunan Puskesmas Aifat Timur Tengah tidak seperti yang digambarkan dalam sejumlah pemberitaan.

Menurutnya, proyek tersebut tidak dalam kondisi mangkrak, melainkan masih dalam tahap penyelesaian akhir.

“Kami ingin memastikan apakah benar foto yang beredar itu merupakan hasil investigasi resmi. Karena yang kami lihat, foto tersebut terlihat seperti tempelan dan tidak sesuai dengan kondisi bangunan yang ada di lapangan,” ujar Robi.

Ia juga menjelaskan bahwa dari hasil investigasi yang dilakukan oleh tim LIN, progres pembangunan Puskesmas tersebut telah mencapai lebih dari delapan puluh persen.

Selain itu, terkait isu pencairan anggaran seratus persen, Robi menyebut bahwa berdasarkan keterangan dari pihak kontraktor, dana yang telah dicairkan baru berkisar antara delapan puluh hingga delapan puluh dua persen.

Dengan kondisi tersebut, ia menilai pekerjaan yang tersisa saat ini hanya pada tahap finishing atau penyelesaian akhir.

“Kami tidak menghalangi proses hukum yang sedang berjalan, namun kami berharap semua pihak menggunakan data yang valid dan faktual agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Lembaga Investigasi Negara diterima oleh bagian aset serta beberapa pegawai Kejaksaan Negeri Sorong. Namun, mereka belum dapat bertemu langsung dengan Kepala Seksi Intelijen karena yang bersangkutan sedang menjalankan tugas penjemputan Kepala Kejaksaan Negeri di Bandara Sorong.

Robi meminta agar pesan dari pihaknya dapat disampaikan kepada Kepala Seksi Intelijen agar klarifikasi terkait foto dan pemberitaan yang beredar dapat segera diberikan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD LIN Papua Barat Daya, Jackson Sambow, juga menyerahkan satu berkas laporan kepada pihak Kejaksaan Negeri Sorong terkait dugaan penyelewengan anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI di wilayah Kabupaten Sorong Selatan.

Jackson berharap pihak kejaksaan dapat bersinergi dengan Lembaga Investigasi Negara untuk mengungkap berbagai dugaan praktik korupsi yang terjadi di wilayah hukum Papua Barat Daya.

“Kami berharap ada kerja sama yang baik antara Kejaksaan dan DPD LIN Papua Barat Daya dalam mengungkap dugaan kasus korupsi yang ada di wilayah ini,” katanya.

Hingga saat ini, pihak Lembaga Investigasi Negara menyatakan masih menunggu klarifikasi resmi dari Kejaksaan Negeri Sorong terkait foto serta pemberitaan yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Sementara itu, publik juga menantikan perkembangan lebih lanjut dari proses penyelidikan yang tengah berlangsung, khususnya terkait proyek pembangunan fasilitas kesehatan di wilayah Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat, yang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *