JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 8 October 2026, Keberhasilan tim nasional Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 dinilai mampu menyalakan semangat baru bagi anak-anak di seluruh Tanah Air. Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan di bidang olahraga, tetapi juga memberikan teladan bahwa setiap anak berhak memiliki impian, menekuni bidang yang disukai, dan berjuang sungguh-sungguh untuk mencapai cita-cita demi mengharumkan nama bangsa.
Pandangan itu disampaikan General Secretary Director Danone Indonesia, Agung Laksamana. Menurutnya, kemenangan skuad Garuda dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk berani menetapkan tujuan dan mengembangkan potensi. Perjalanan para pemain hingga mencapai gelar juara menunjukkan bahwa keberhasilan tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui latihan yang konsisten, kedisiplinan, serta kemauan untuk terus memperbaiki diri.
Agung menilai prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh anggota tim, kekompakan dalam menghadapi setiap pertandingan, dan semangat pantang menyerah ketika berada dalam situasi sulit. Dukungan masyarakat juga menjadi bagian penting yang menguatkan perjuangan para pemain. Antusiasme dan doa publik memperlihatkan bahwa olahraga mampu menyatukan berbagai kalangan dalam kebanggaan yang sama terhadap Indonesia.
Kejuaraan itu diharapkan dapat mendorong semakin banyak anak untuk aktif berolahraga, berani bermimpi besar, dan membangun karakter positif melalui proses yang dijalani. Semangat para pemain nasional dapat menjadi pengingat bahwa ketekunan, kerja sama, serta keberanian untuk bangkit merupakan bekal penting dalam meraih prestasi, baik di lapangan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Aqua menempati posisi sebagai ofisial air mineral tim nasional sepak bola Indonesia melalui kemitraannya dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Kemitraan tersebut menempatkan Aqua sebagai bagian dari perjalanan tim nasional dalam menghadapi rangkaian pertandingan di ASEAN Cup 2026. Kehadiran perusahaan dalam kapasitas ini mencerminkan keterlibatannya dalam mendampingi kebutuhan tim nasional sepanjang turnamen, sesuai dengan peran yang telah disepakati bersama PSSI.
Sejak awal turnamen, Aqua menyatakan komitmennya untuk mendukung perjuangan tim nasional Indonesia. Komitmen itu menjadi penanda bahwa perjalanan skuad Merah Putih di kompetisi regional tersebut memperoleh perhatian dan dukungan dari mitra resminya. Dukungan Aqua hadir seiring dengan perjuangan para pemain untuk menjalani setiap pertandingan, menghadapi tantangan kompetisi, serta menjaga semangat hingga mencapai babak penentuan.
Ketika Indonesia berhasil merebut gelar juara, Aqua menyampaikan kebanggaan atas pencapaian tim nasional. Prestasi tersebut dipandang sebagai momen penting yang memperlihatkan hasil dari proses panjang dan perjuangan para pemain. Gelar juara tidak hadir secara instan, melainkan melalui perjalanan yang menuntut kerja keras, ketekunan, dan konsistensi tim dalam melewati seluruh rangkaian turnamen.
Pencapaian itu juga berlangsung di tengah menguatnya dukungan publik terhadap tim nasional. Antusiasme masyarakat menjadi bagian dari atmosfer yang menyertai perjalanan Indonesia hingga meraih trofi. Karena itu, keberhasilan tersebut tidak semata-mata mencerminkan hasil akhir pertandingan, tetapi juga menggambarkan proses panjang yang dijalani para pemain serta besarnya perhatian publik terhadap sepak bola nasional. Bagi Aqua, keberhasilan Indonesia menjadi juara memperkuat makna kemitraan dengan PSSI dan kebanggaan untuk mendukung perjuangan tim nasional sejak awal kompetisi hingga mencapai hasil yang membanggakan.
Komitmen Aqua dalam mendukung perkembangan sepak bola Indonesia diwujudkan melalui aksi human mural bertema “believe” yang diinisiasi bersama La Grande Indonesia. Aksi tersebut berlangsung ketika tim nasional Indonesia menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 25 September. Kegiatan ini dirancang untuk menyatukan energi suporter sekaligus menyampaikan pesan optimisme dan keyakinan terhadap perjalanan tim nasional di berbagai ajang kompetisi.
Sekitar enam ribu suporter berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 2.625 orang membentuk mural manusia raksasa dengan tulisan “believe”. Para peserta menggunakan jas hujan sebagai media visual, sehingga konfigurasi yang terbentuk dapat terlihat jelas dari area stadion. Selain memperkuat atmosfer pertandingan, aksi ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap sepak bola dapat diwujudkan melalui partisipasi publik yang terorganisasi dan kreatif.
Aksi human mural tersebut tercatat di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai konfigurasi tulisan menggunakan media jas hujan dengan jumlah peserta terbanyak. Pencatatan ini menjadi penanda atas besarnya keterlibatan suporter dalam menyuarakan dukungan kepada tim nasional. Marketing Director Aqua, Adisti Nirmala, menyampaikan bahwa keberhasilan tim nasional merupakan bagian dari perjalanan panjang dukungan Aqua terhadap sepak bola Indonesia. Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya hadir pada momen pertandingan, tetapi juga melalui berbagai inisiatif yang mendorong masyarakat untuk percaya, terlibat, dan memberikan energi positif bagi kemajuan sepak bola nasional. Pesan “believe” pun merepresentasikan harapan agar semangat suporter terus tumbuh seiring pencapaian tim nasional di tingkat regional maupun internasional.
Pembinaan sepak bola nasional membutuhkan kesinambungan, terutama melalui program yang memperkenalkan olahraga ini kepada anak-anak sejak usia dini. Salah satu inisiatif yang berperan dalam proses tersebut adalah Aqua Danone Nations Cup. Program ini menjadi bagian dari dukungan pembinaan yang menghubungkan perkembangan pemain muda dengan cita-cita memperkuat tim nasional. Hingga 2019, kompetisi tersebut telah melibatkan lebih dari 720.000 anak yang berasal dari 34 provinsi dan 150 kabupaten di Indonesia.
Kompetisi untuk kelompok usia 10–12 tahun itu pertama kali digelar di Indonesia pada 2003. Selain menjadi ajang pencarian bakat, penyelenggaraannya ditujukan untuk mengembangkan kemampuan bermain, membangun kepercayaan diri, serta memberikan pengalaman bertanding dalam suasana kompetitif. Sejumlah pemain yang kemudian dikenal di level nasional juga pernah mengikuti kompetisi tersebut, lain Evan Dimas, Egy Maulana Vikri, dan Andik Vermansyah. Jejak para pemain itu menunjukkan bahwa pembinaan berjenjang dapat membuka kesempatan bagi anak-anak untuk berkembang dan menembus jenjang yang lebih tinggi.
Perjalanan pembinaan tersebut memperoleh momentum tambahan setelah Indonesia memastikan gelar FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam pertandingan final di SUGBK, Jakarta, pada Senin (5/10), Indonesia mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2. Skor 2-2 bertahan hingga waktu normal dan akhir perpanjangan waktu, sehingga penentuan juara harus dilakukan dari titik penalti. Prestasi ini diharapkan mendorong lebih banyak anak Indonesia aktif berolahraga, berani mengejar prestasi, dan percaya bahwa kerja keras, latihan yang konsisten, serta dukungan lingkungan dapat membantu mewujudkan mimpi. Capaian tim nasional juga dapat menjadi inspirasi bagi keluarga, sekolah, dan komunitas untuk memperluas ruang pembinaan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.


