News  

Bupati Sampang Aba Idi Kunjungi Balita Penderita Gizi Buruk dan Salurkan Bantuan untuk Lansia di Pangarengan

SAMPANG – Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi (Aba Idi), menunjukkan kepedulian terhadap warganya dengan mengunjungi seorang balita penderita gizi buruk di Dusun Gunungah, Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, pada Selasa, 14 Juli 2026.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sampang dalam memastikan balita dengan kondisi kesehatan khusus mendapatkan pelayanan medis yang optimal serta pendampingan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aba Idi memberikan dukungan moral kepada kedua orang tua balita sekaligus memastikan seluruh proses pemeriksaan, pengobatan, hingga pemenuhan kebutuhan gizi mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah.

“Pemerintah Kabupaten Sampang akan memberikan pendampingan penuh terhadap balita yang mengalami kurang gizi ini. Kami memastikan keluarga tidak berjalan sendiri dalam menghadapi kondisi kesehatan ini. Mulai dari pemeriksaan, perawatan lanjutan hingga pemenuhan gizi akan kami dampingi bersama jajaran dinas terkait,”ujar H. Slamet Junaidi.

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut di antaranya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sampang H. Moh. Anwari Abdullah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, jajaran Puskesmas Pangarengan, Forkopimcam Pangarengan, Camat Pangarengan Moh. Junaidi, unsur Polsek Pangarengan, Koramil 0828/13 Pangarengan, Kepala Desa Pangarengan Mochammad Aksan, Baznas Kabupaten Sampang, BPBD Kabupaten Sampang, serta tenaga kesehatan dan ahli gizi.

Bupati menjelaskan bahwa balita tersebut tidak hanya mengalami gizi buruk, tetapi juga memiliki gangguan fungsi hati (liver) sehingga membutuhkan susu formula khusus yang harganya relatif mahal.

“Balita ini memiliki kelainan pada fungsi hati sehingga tidak bisa mengonsumsi susu biasa. Susu khusus yang dibutuhkan hanya cukup untuk empat hari setiap kali diberikan. Melihat kondisi ekonomi keluarga, tentu kami sangat prihatin. Pemerintah Kabupaten Sampang wajib hadir untuk membantu dan mengawal proses kesembuhannya,” tegasnya.

Bupati juga menginstruksikan Dinas Kesehatan, Puskesmas Pangarengan, dan RSUD agar terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan kesehatan balita tersebut.

Selain memberikan bantuan pribadi, Pemerintah Kabupaten Sampang memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung serta menyiapkan sistem monitoring berkala.

“Saya meminta Puskesmas maupun Dinas Kesehatan terus memonitor dan melaporkan setiap perkembangan kepada saya. Semoga dengan penanganan khusus ini, kondisi balita segera membaik dan kembali sehat,” tambahnya.

Santuni Lansia

Usai mengunjungi balita penderita gizi buruk, Bupati Sampang melanjutkan agenda dengan mengunjungi sejumlah warga lanjut usia (lansia) di wilayah Kecamatan Pangarengan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan sosial sekaligus berdialog langsung dengan para lansia mengenai kebutuhan dan kondisi mereka.

Menurutnya, perhatian kepada kelompok rentan, termasuk balita dan lansia, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sampang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Bantuan ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga ikhtiar bersama agar para lansia lebih terjamin kebutuhannya. Pemerintah daerah akan terus memperkuat program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi agar manfaatnya semakin luas dan dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Kehadiran Bupati bersama jajaran pemerintah daerah disambut hangat masyarakat Pangarengan. Warga berharap pendampingan terhadap balita penderita gizi buruk maupun perhatian kepada para lansia dapat terus berlanjut sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sampang.

Penulis: Rosikin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *