Sport  

PLN NTB Perketat Kesiapan Listrik untuk MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika

PLN NTB Perketat Kesiapan Listrik untuk MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika

MATARAM, NUSA TENGGARA BARAT — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 7 October 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (PLN UIW NTB) meningkatkan pengawalan kesiapan sistem kelistrikan di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit menjelang pelaksanaan MotoGP Indonesia 2026. Ajang balap motor internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Penguatan pengawasan dilakukan untuk memastikan kebutuhan listrik selama seluruh rangkaian kegiatan dapat terpenuhi secara aman, andal, dan berkelanjutan.

General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli mengatakan, seluruh persiapan telah memasuki tahap pemantauan intensif. Menurutnya, PLN terus memastikan setiap unsur pendukung kelistrikan berada dalam kondisi siap digunakan, termasuk peralatan utama dan pendukung, sistem operasi, serta pasokan listrik yang melayani berbagai aktivitas di area sirkuit. Pemantauan tersebut menjadi bagian penting dari upaya menjaga keandalan layanan selama kegiatan berlangsung, terutama ketika terjadi peningkatan aktivitas dan kebutuhan energi di kawasan Mandalika.

Petugas PLN secara berkala memeriksa berbagai parameter kelistrikan untuk memastikan sistem beroperasi sesuai kondisi yang telah direncanakan. Pemeriksaan mencakup pemantauan jaringan, kondisi peralatan, kestabilan pasokan, serta respons sistem terhadap perubahan beban. Setiap hasil pemantauan menjadi dasar untuk melakukan evaluasi dan mengambil langkah antisipasi apabila ditemukan potensi gangguan. Dengan pengawasan yang dilakukan secara terukur dan berkesinambungan, PLN menyiapkan dukungan kelistrikan bagi penyelenggara, peserta, penonton, pelaku usaha, serta seluruh pihak yang terlibat dalam agenda MotoGP Indonesia 2026.

Langkah ini juga memperkuat koordinasi internal PLN dalam mengawal operasi kelistrikan di sekitar sirkuit. Tim yang bertugas memastikan prosedur pengoperasian berjalan sesuai rencana, sementara kesiapan personel terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Pengawalan intensif diharapkan mampu mendukung kelancaran setiap tahapan kegiatan dan memberikan rasa aman terhadap keandalan listrik selama penyelenggaraan MotoGP di Mandalika.

PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat memperkuat koordinasi teknis dengan tim engineer MotoGP Sports Entertainment Group (SEG) untuk memastikan kebutuhan kelistrikan selama penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika dapat dipenuhi secara tepat. Koordinasi ini menjadi bagian penting dari kesiapan sistem, mengingat aktivitas di dalam kawasan sirkuit berlangsung dinamis dan melibatkan berbagai fasilitas dengan kebutuhan daya yang berbeda.

Melalui komunikasi dan pemantauan bersama, PLN UIW NTB serta tim engineer MotoGP SEG mengamati perubahan beban listrik secara aktual. Data kondisi lapangan digunakan untuk menilai apakah pasokan yang tersedia telah sesuai dengan kebutuhan setiap kegiatan. Pemantauan dilakukan terhadap fasilitas utama sirkuit, area operasional tim, ruang media, pusat kendali, penerangan, sistem keselamatan, serta sarana pendukung lain yang digunakan sebelum dan selama balapan.

Kebutuhan listrik tidak selalu berada pada tingkat yang sama. Beban dapat meningkat ketika tim mulai menjalankan persiapan teknis, menggunakan peralatan pendukung, atau mengoperasikan fasilitas tambahan untuk mendukung agenda balapan. Perubahan juga dapat terjadi sesuai dengan jadwal latihan, sesi kualifikasi, perlombaan, dan aktivitas lain yang melibatkan banyak pengguna di dalam kawasan Mandalika International Street Circuit.

Karena itu, penyesuaian kebutuhan daya dilakukan berdasarkan kondisi aktual, bukan hanya mengacu pada perencanaan awal. Yondri menegaskan bahwa pemantauan langsung diperlukan agar setiap perubahan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti. Dengan melihat situasi di lapangan, PLN dapat menyesuaikan dukungan teknis secara lebih akurat, termasuk mengatur kesiapan personel, peralatan, dan pola pengawasan pada titik-titik yang membutuhkan perhatian lebih.

Koordinasi yang berlangsung secara berkelanjutan juga membantu menyamakan pemahaman PLN dan pengelola kegiatan mengenai prioritas operasional. Setiap informasi mengenai perubahan penggunaan fasilitas atau kebutuhan daya dapat disampaikan lebih cepat, sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan sebelum memengaruhi kelancaran agenda. Pendekatan ini memperkuat keandalan pasokan sekaligus mendukung penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026 secara aman, tertib, dan sesuai standar operasional internasional.

PLN melakukan pemantauan khusus pada enam lokasi utama di kawasan Sirkuit Mandalika sebagai bagian dari penguatan kesiapan kelistrikan untuk MotoGP Indonesia 2026. Keenam lokasi tersebut meliputi race control, main pit building, medical center, paddock area, VIP deluxe, dan TV compound. Setiap titik memiliki fungsi penting dalam mendukung operasional balapan, sehingga keandalan pasokan listriknya perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan evaluasi secara berkala.

Race control menjadi pusat pengendalian seluruh rangkaian perlombaan dan memerlukan pasokan listrik yang stabil agar komunikasi, pemantauan lintasan, serta pengambilan keputusan dapat berlangsung tanpa gangguan. Main pit building dan paddock area mendukung aktivitas tim, pembalap, serta kru teknis, sedangkan medical center berperan dalam pelayanan kesehatan dan penanganan keadaan darurat. Di sisi lain, VIP deluxe membutuhkan keandalan listrik untuk menunjang layanan bagi tamu, sementara TV compound menjadi titik penting bagi produksi serta distribusi siaran MotoGP kepada penonton.

Pengawasan di enam lokasi tersebut dilakukan dengan memperhatikan kondisi peralatan, kontinuitas pasokan, dan kesiapan sistem cadangan. Langkah ini melanjutkan persiapan sebelumnya yang mencakup pengujian uninterruptible power supply (UPS), unit gardu bergerak, panel kontrol, dan gardu hubung bersama pihak-pihak terkait. Pengujian dilakukan untuk memastikan setiap perangkat berfungsi sesuai kebutuhan operasional, mampu mendukung beban listrik di masing-masing area, serta terintegrasi dengan sistem kelistrikan yang diterapkan di lapangan. Hasil pemantauan dan evaluasi menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut teknis, termasuk penyesuaian kapasitas, pemeriksaan sambungan, dan penguatan koordinasi selama pelaksanaan kegiatan.

Memasuki tiga hari terakhir sebelum pelaksanaan MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika, PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (PLN UIW NTB) memusatkan perhatian pada pemantauan kondisi aktual sistem kelistrikan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap perkembangan di lapangan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan operasional. Selain menjaga pemantauan secara berkelanjutan, PLN juga mempercepat koordinasi dengan seluruh pihak yang berkepentingan agar dukungan kelistrikan selama agenda berlangsung tetap berjalan secara terarah.

General Manager PLN UIW NTB, Yondri, menyampaikan bahwa parameter listrik dipantau secara berkala di seluruh titik operasional. Pemantauan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kondisi sistem tetap terjaga menjelang dan selama rangkaian kegiatan MotoGP. Tim PLN juga mengawasi perubahan beban di enam lokasi utama bersama tim engineer MotoGP. Pengawasan bersama ini dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi kelistrikan secara aktual, sekaligus mempercepat koordinasi apabila terdapat perubahan pada kebutuhan daya di lokasi-lokasi tersebut.

Fokus pada kondisi aktual sistem dan komunikasi yang lebih cepat menjadi prioritas PLN pada masa akhir persiapan. Setiap titik operasional terus dipantau, sementara perkembangan beban di enam lokasi utama diperhatikan secara bersama-sama oleh personel PLN dan tim engineer MotoGP. Dengan pola pemantauan serta koordinasi tersebut, PLN UIW NTB terus memastikan kesiapan personel, peralatan, dan sistem operasi hingga seluruh rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *