BANGKA BELITUNG – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada triwulan II-2026 menjadi yang terendah dibandingkan provinsi lain di Pulau Sumatera.
Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Babel pada triwulan II-2026 tumbuh sebesar 4,01 persen secara year-on-year (y-o-y). Angka tersebut berada di bawah rata-rata pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera yang mencapai 5,06 persen.
Secara spasial, seluruh provinsi di Pulau Sumatera masih mencatat pertumbuhan ekonomi positif. Provinsi Kepulauan Riau menjadi daerah dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 6,99 persen, disusul Lampung sebesar 5,29 persen dan Sumatera Selatan sebesar 5,20 persen.
Selanjutnya, Bengkulu mencatat pertumbuhan sebesar 5,11 persen, sementara Sumatera Utara tumbuh 5,06 persen.
Sejumlah provinsi lainnya mencatat pertumbuhan di bawah 5 persen. Aceh tumbuh 4,86 persen, Riau 4,75 persen, dan Sumatera Barat sebesar 4,54 persen.

Sementara itu, Jambi mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,15 persen. Posisi paling bawah ditempati Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,01 persen.
Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sugeng Arianto, menjelaskan bahwa secara kewilayahan pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera pada triwulan II-2026 mencapai 5,06 persen secara year-on-year.
Menurutnya, terdapat sejumlah provinsi yang mencatat pertumbuhan di atas 5 persen dan sebagian lainnya berada di bawah angka tersebut.
PDRB Babel Rp32,77 Triliun
Sebelumnya, BPS mencatat perekonomian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada triwulan II-2026 berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp32,77 triliun.
Sedangkan berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) 2010, nilainya mencapai Rp16,62 triliun.
Secara keseluruhan, total PDRB ADHB Pulau Sumatera pada triwulan II-2026 mencapai Rp1.459,11 triliun, atau sekitar 22,50 persen dari total PDRB 38 provinsi di Indonesia.
Sementara total PDRB ADHK Pulau Sumatera tercatat mencapai Rp747,91 triliun.
Kontribusi PDRB Babel terhadap perekonomian Sumatera tercatat hanya 2,25 persen, sedangkan terhadap total PDRB 38 provinsi di Indonesia sebesar 0,51 persen.
Angka tersebut menempatkan Babel sebagai provinsi dengan kontribusi PDRB terendah kedua di Pulau Sumatera, hanya berada di atas Provinsi Bengkulu.
Ekonomi Sumatera Masih Didominasi Tiga Provinsi
Struktur perekonomian Pulau Sumatera pada triwulan II-2026 masih didominasi oleh tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Selatan.
Ketiga provinsi tersebut menyumbang sekitar 60,34 persen terhadap total PDRB ADHB Pulau Sumatera.
Besarnya kontribusi ketiga daerah tersebut tidak terlepas dari potensi sumber daya alam dan aktivitas ekonomi yang relatif besar.
Di sisi lain, posisi Babel menunjukkan masih adanya tantangan dalam meningkatkan kontribusi ekonomi daerah di tengah persaingan antarprovinsi di Sumatera.
Semester I-2026 Tumbuh 4,26 Persen
Untuk periode semester I-2026 dibandingkan semester I-2025 (c-to-c), ekonomi Babel tumbuh sebesar 4,26 persen.
Pertumbuhan tersebut sedikit melambat dibandingkan capaian semester I-2025 yang mencapai 4,34 persen.
Dari sisi produksi, sebagian besar lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif. Pertumbuhan tertinggi tercatat pada sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, yang mencapai 36,21 persen.
Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah, dengan laju pertumbuhan sebesar 14,48 persen.
Data tersebut menunjukkan perekonomian Babel masih mampu tumbuh positif, namun laju pertumbuhannya masih tertinggal dibandingkan provinsi-provinsi lain di Pulau Sumatera.
Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor-sektor produktif, meningkatkan investasi, serta mendorong diversifikasi ekonomi agar pertumbuhan Babel tidak terlalu bergantung pada sektor tertentu.
Sumber: Abeng
Editor: LIN Babel
- Akselerasi Generasi Muda: Pelepasan Kontingen Jambore Jeneponto Bukan Sekadar Seremoni
- <a href="https://lembagainvestigasinegara.com/polda-babel-tegaskan-komitmen-penegakan-hukum-dalam-perkara-53-ton-pasir-timah-ilegal-di-belitung”>Polda Babel Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum dalam Perkara 53 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung
- Mengokohkan Ukhuwah dan Integritas, Ketua DPD LIN Sulsel dan Ketua DPC LIN Gowa Sambut Kehadiran Personel BIN Baru







Responses (4)