Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turut ambil bagian dalam Musyawarah Nasional (Munas) III LIN yang berlangsung di Hotel Sahid, Surabaya, Jawa Timur. Kehadiran DPD LIN Babel di forum tertinggi organisasi tersebut menjadi bentuk komitmen dalam memperkuat peran lembaga sekaligus menentukan arah kebijakan organisasi ke depan.
Delegasi DPD LIN Bangka Belitung yang hadir dalam Munas III terdiri dari Ketua DPD LIN Babel Ahmad Bustani, Sekretaris DPD LIN Babel Nero Wijaya, serta Komando Intelijen Yuzi Winata.
Sekretaris DPD LIN Babel, Nero Wijaya, mengatakan bahwa Munas III LIN merupakan momentum strategis bagi seluruh jajaran organisasi untuk melakukan evaluasi, memperkuat struktur kelembagaan, serta menyusun langkah-langkah yang lebih efektif dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
Menurut Nero, pelaksanaan Munas merupakan amanat organisasi yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LIN. Forum tersebut menjadi wadah resmi bagi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk menyampaikan berbagai kebijakan, melakukan pembenahan struktur organisasi di tingkat DPC, DPD hingga DPP, serta mengevaluasi kinerja kepengurusan di seluruh daerah.
“Melalui Munas ini, seluruh pengurus dapat menyampaikan capaian kinerja, memberikan masukan, serta menyampaikan aspirasi demi kemajuan organisasi dan daerah masing-masing. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran lembaga dalam pembangunan wilayah dan mendukung ketahanan nasional,” ujar Nero.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD LIN Bangka Belitung Ahmad Bustani menegaskan bahwa Munas III LIN menjadi forum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan program kerja yang akan dijalankan pada periode mendatang.
Menurut Ahmad, Munas III mengemban sejumlah agenda penting, mulai dari evaluasi kepengurusan, penyusunan program umum organisasi, pembahasan berbagai isu strategis nasional, hingga pemberian rekomendasi bagi pengembangan organisasi di seluruh Indonesia.
“Forum ini juga menjadi sarana untuk memastikan seluruh jajaran organisasi berjalan sesuai visi, misi, kebijakan serta arahan organisasi demi terciptanya tata kelola lembaga yang lebih baik dan profesional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ahmad menegaskan bahwa LIN sebagai bagian dari komponen bangsa memiliki tanggung jawab untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional. Ia menilai tantangan global yang terus berkembang menuntut seluruh elemen bangsa untuk memperkuat ketahanan nasional, terutama di bidang ekonomi dan pangan.
“Mengacu pada program Asta Cita, salah satu fokus utama adalah ketahanan ekonomi. Dalam situasi global yang penuh tantangan seperti saat ini, Indonesia harus memiliki kemampuan untuk bertahan dan memperkuat kemandirian nasional,” katanya.
Ahmad juga mengapresiasi soliditas jajaran DPD dan DPC LIN yang selama ini terus menjalin koordinasi aktif dengan pengurus pusat. Menurutnya, sinergi antara pengurus daerah dan pusat menjadi modal utama dalam memperkuat eksistensi serta kontribusi LIN di tengah masyarakat.
“Kami optimistis melalui Munas III ini, seluruh jajaran LIN se-Indonesia akan semakin selaras dalam menjalankan program, kebijakan, serta arahan organisasi. Dengan demikian, LIN dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” pungkasnya.
Sumber: Humas DPD LIN Bangka Belitung







