JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 6 October 2026, Seri smartphone flagship terbaru Poco F9 resmi hadir dan mulai dipasarkan di Indonesia. Poco memperkenalkan dua model dalam lini tersebut, yakni Poco F9 Pro dan Poco F9 Ultra. Kehadiran keduanya memperluas pilihan bagi konsumen yang menginginkan perangkat berperforma tinggi, tetapi tetap mempertimbangkan harga. Poco menempatkan seri ini sebagai ponsel flagship dengan banderol yang relatif terjangkau dibandingkan sejumlah perangkat premium di kelasnya.
Di pasar Indonesia, Poco F9 Pro dibanderol sekitar Rp12,4 juta. Sementara itu, Poco F9 Ultra dipasarkan dengan harga sekitar Rp13,9 juta. Perbedaan harga tersebut memberikan pilihan bagi pengguna sesuai kebutuhan dan anggaran, khususnya mereka yang mencari smartphone kelas atas untuk aktivitas sehari-hari, hiburan, serta bermain gim. Kedua model menjadi bagian dari strategi Poco untuk menghadirkan pengalaman flagship kepada lebih banyak pengguna di Tanah Air.
PR Manager Poco Indonesia, Novita Krisutami, menyampaikan pernyataan tersebut dalam acara di Jakarta pada Senin (5/10). Menurutnya, Poco F9 Series tidak sekadar mengikuti standar flagship yang sudah ada. Lini tersebut juga berupaya mendefinisikan kembali konsep flagship untuk gamer kalcer, istilah yang digunakan Poco untuk menggambarkan komunitas pengguna dengan karakter dan preferensi gaming yang kuat. Pernyataan itu menegaskan fokus Poco dalam menggabungkan performa kelas atas dengan pendekatan yang lebih dekat kepada kebutuhan serta gaya hidup penggunanya.
Peluncuran Poco F9 Pro dan Poco F9 Ultra menandai upaya perusahaan memperkuat posisinya di segmen smartphone premium Indonesia. Dengan harga yang berada di bawah sebagian besar ponsel flagship konvensional, seri ini menyasar konsumen yang mengutamakan kemampuan tinggi tanpa harus membayar pada level harga paling mahal. Informasi mengenai Poco F9 Ultra dalam pemberitaan ini terbatas pada peluncuran dan harganya, sehingga rincian spesifikasi model tersebut tidak disertakan.
Poco F9 Pro hadir dengan dapur pacu yang mengandalkan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series. Komponen ini menjadi dasar pemrosesan perangkat sekaligus mendukung performa yang mulus untuk berbagai aktivitas. Selain kemampuan pemrosesan, chipset tersebut menyediakan dukungan konektivitas 5G, sehingga Poco F9 Pro dapat terhubung ke jaringan seluler generasi terbaru apabila tersedia dan didukung oleh operator.
Untuk melengkapi kemampuan grafisnya, Poco menyematkan VisionBoost D8. Chip khusus buatan Poco ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan grafis, terutama dalam kebutuhan bermain gim. Kehadiran VisionBoost D8 menempatkan pemrosesan grafis sebagai salah satu bagian penting dalam konfigurasi perangkat, berdampingan dengan chipset utama yang mengatur berbagai proses komputasi.
Di sisi memori, Poco F9 Pro hanya tersedia dalam satu pilihan konfigurasi. Perangkat ini dibekali RAM berkapasitas 12GB dan penyimpanan internal atau ROM sebesar 512GB. Kombinasi tersebut menjadi satu-satunya opsi memori yang ditawarkan untuk model Pro, sehingga calon pengguna tidak perlu memilih di beberapa varian RAM dan kapasitas penyimpanan.
Poco F9 Pro menggunakan panel AMOLED berukuran 6,59 inci. Layar tersebut memiliki refresh rate hingga 185Hz, yang menjadi bagian dari spesifikasi tampilan perangkat. Selain itu, tingkat kecerahan puncaknya mencapai hingga 10.000 nits. Dengan demikian, aspek layar Poco F9 Pro mencakup panel AMOLED, ukuran 6,59 inci, refresh rate tinggi, serta kemampuan kecerahan puncak yang tercantum dalam spesifikasinya.
Poco F9 Pro membawa susunan tiga kamera pada bagian belakang dan satu kamera pada bagian depan. Penempatan ini membagi perangkat kamera berdasarkan arah pengambilan gambar, sehingga setiap lensa memiliki posisi serta spesifikasi yang berbeda. Informasi tersebut juga memperlihatkan bahwa kamera belakang dan kamera depan sama-sama mendukung perekaman video beresolusi 4K pada 30 frame per detik.
Pada bagian belakang, kamera utama berada sebagai komponen pertama dalam susunan kamera. Kamera ini memiliki resolusi 200MP. Dengan posisi tersebut, kamera utama menjadi salah satu elemen utama pada modul kamera belakang Poco F9 Pro. Spesifikasi 200MP merupakan resolusi yang dicantumkan untuk kamera utama, tanpa keterangan tambahan mengenai fitur pemotretan atau hasil gambar tertentu.
Kamera kedua di bagian belakang adalah kamera telefoto dengan resolusi 50MP. Kamera ini menjadi bagian dari rangkaian tiga kamera belakang dan ditempatkan berdampingan dengan kamera utama serta kamera ultra-wide. Adapun kamera ketiga adalah kamera ultra-wide beresolusi 8MP. Ketiga kamera belakang tersebut mendukung perekaman video hingga resolusi 4K dengan kecepatan 30 frame per detik.
Untuk kebutuhan pengambilan gambar dari sisi depan, Poco F9 Pro menggunakan satu kamera beresolusi 32MP. Kamera depan ini terpisah dari modul tiga kamera di bagian belakang dan ditujukan untuk perekaman dari arah pengguna. Spesifikasinya mencakup dukungan video beresolusi 4K pada 30 frame per detik, sama seperti kemampuan perekaman yang disebutkan pada kamera belakang.
Dengan demikian, susunan kameranya dapat dibedakan secara sederhana berdasarkan posisi. Bagian belakang memuat kamera utama 200MP, kamera telefoto 50MP, dan kamera ultra-wide 8MP, sedangkan bagian depan menggunakan kamera 32MP. Rincian ini menjadi dasar untuk memahami konfigurasi kamera Poco F9 Pro tanpa menambahkan fitur fotografi, kemampuan pembesaran, atau klaim kualitas gambar di luar spesifikasi yang tersedia.
Poco F9 Pro dibekali baterai berkapasitas 6.330 mAh sebagai salah satu komponen utama dalam spesifikasinya. Kapasitas tersebut menjadi bagian penting dari rancangan perangkat, terutama karena ponsel ini juga menyediakan sejumlah pilihan pengisian daya. Informasi kapasitas baterai menunjukkan besaran daya yang tersedia pada perangkat, sedangkan durasi pemakaian tetap dapat berbeda sesuai kondisi dan pola penggunaan masing-masing pengguna.
Untuk mengisi baterai, Poco F9 Pro mendukung teknologi HyperCharge 100W melalui kabel. Perangkat ini juga mendukung HyperCharge 50W secara nirkabel, sehingga pengguna memiliki pilihan pengisian sesuai aksesori dan kebutuhan yang tersedia. Selain pengisian daya utama, ponsel tersebut menyediakan fitur reverse charging. Melalui kabel, daya dapat dibagikan hingga 27W, sementara reverse charging secara nirkabel mendukung daya hingga 22,5W.
Reverse charging memungkinkan baterai Poco F9 Pro dimanfaatkan sebagai sumber daya cadangan untuk perangkat lain yang kompatibel. Dengan dukungan melalui kabel maupun secara nirkabel, fitur ini dapat digunakan untuk membantu mengisi perangkat seperti ponsel, aksesori, atau perangkat pendukung lain ketika sumber listrik tidak tersedia. Namun, spesifikasi daya tersebut tidak secara langsung menentukan lama pengisian setiap perangkat, karena hasilnya dapat dipengaruhi kapasitas baterai dan kompatibilitas perangkat penerima.
Dari sisi keamanan, Poco F9 Pro menggunakan sensor sidik jari ultrasonik yang ditempatkan di dalam layar. Metode biometrik ini menjadi salah satu opsi untuk membuka perangkat, selain AI face unlock yang memanfaatkan pengenalan wajah berbasis kecerdasan buatan. Ponsel ini juga dilengkapi NFC, yang dapat membantu berbagai kebutuhan konektivitas jarak dekat, termasuk mengisi saldo uang elektronik pada layanan yang mendukungnya. Kombinasi fitur tersebut melengkapi spesifikasi Poco F9 Pro di luar aspek baterai dan pengisian daya.

