News  

Kapolres Boltim Bantah Tudingan Kendalikan Wartawan, Tegaskan Hormati Independensi Pers

BOLTIM – Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, membantah keras berbagai tudingan yang menyebut dirinya maupun institusi Polres Boltim terlibat dalam upaya mengendalikan atau mengatur wartawan terkait pemberitaan aktivitas pertambangan di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi yang berkembang di tengah masyarakat dan kalangan media yang mengaitkan institusi kepolisian dengan dugaan adanya pihak tertentu yang disebut-sebut mengoordinasikan atau mengendalikan kerja jurnalistik sejumlah wartawan dalam pemberitaan isu pertambangan.

Menanggapi hal tersebut, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas dan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

“Tidak benar jika ada yang menyebut Polres menunjuk seseorang untuk mengendalikan atau mengatur wartawan. Pers memiliki independensi dan kami menghormati tugas jurnalistik yang dijalankan media,” tegas Kapolres.

Menurutnya, selama ini Polres Boltim menjalin hubungan kemitraan yang terbuka dan profesional dengan seluruh insan pers tanpa membedakan latar belakang media maupun kepentingan tertentu. Hubungan tersebut dibangun semata-mata untuk mendukung keterbukaan informasi publik dan penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat.

Kapolres menegaskan bahwa institusi kepolisian tidak pernah mencampuri independensi media dalam menjalankan fungsi kontrol sosial maupun tugas jurnalistik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pers.

“Pemberitaan merupakan kewenangan redaksi masing-masing media. Kami menghormati kebebasan pers sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Golfried mengingatkan seluruh pihak agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan tidak menggiring opini publik berdasarkan asumsi atau tuduhan yang tidak didukung fakta.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta memberikan ruang kepada setiap pihak untuk menyampaikan klarifikasi secara objektif dan proporsional.

Menurut Kapolres, kebebasan pers merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi yang harus dijaga bersama. Namun demikian, setiap informasi yang beredar juga harus dapat dipertanggungjawabkan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun kegaduhan di tengah masyarakat.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif, menghormati profesi wartawan, dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya,” tutup Kapolres.

Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Polres Boltim tetap berkomitmen menjaga hubungan kemitraan yang sehat dengan insan pers serta menghormati penuh independensi media dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya sebagai penyampai informasi kepada publik.