Celine Evangelista Meninjau Vila Dekat Masjid Nabawi sebagai Opsi Tinggal di Madinah

Celine Evangelista Meninjau Vila Dekat Masjid Nabawi sebagai Opsi Tinggal di Madinah

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 6 October 2026, Celine Evangelista menunjukkan keseriusannya untuk mempertimbangkan kehidupan di Madinah. Artis tersebut diketahui meninjau langsung sebuah vila yang berada tidak jauh dari Masjid Nabawi, salah satu lokasi utama yang menjadi perhatian ketika seseorang mencari tempat tinggal di kota suci tersebut. Kunjungan ini memperlihatkan bahwa rencana untuk menetap di Madinah bukan sekadar wacana, meskipun belum dapat disebut sebagai keputusan akhir.

Momen kunjungan itu dibagikan Celine melalui akun Instagram pribadinya, @celine_evangelista, pada Senin (5/10/2026). Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan aktivitas saat melihat kondisi vila yang berpotensi menjadi tempat tinggal. Lokasi yang dekat dengan Masjid Nabawi tampaknya menjadi salah satu pertimbangan penting dalam peninjauan tersebut, terutama berkaitan dengan kemudahan akses menuju kawasan masjid.

Celine tidak datang seorang diri. Ia mengajak dua anaknya untuk melihat secara langsung rumah yang tengah dipertimbangkan itu. Kehadiran kedua anaknya menunjukkan bahwa proses peninjauan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan keluarga, bukan hanya keputusan pribadi. Mereka dapat melihat kondisi bangunan, suasana lingkungan, serta fasilitas yang tersedia sebelum menentukan langkah berikutnya.

Meski demikian, kunjungan tersebut belum berarti Celine telah menetapkan Madinah sebagai tempat tinggal tetap. Vila itu masih menjadi salah satu opsi apabila rencana pindah benar-benar diwujudkan pada masa mendatang. Dengan meninjau langsung properti yang tersedia, Celine memiliki kesempatan untuk menilai apakah rumah tersebut sesuai dengan kebutuhan dirinya dan anak-anaknya.

Langkah ini sekaligus menjadi perkembangan terbaru dari rencana Celine untuk menjalani kehidupan di Madinah. Keputusan final mengenai kepindahan, termasuk pilihan tempat tinggal, belum disampaikan. Untuk saat ini, kunjungan ke vila dekat Masjid Nabawi dapat dipahami sebagai bagian dari proses pertimbangan dan persiapan yang sedang dilakukan secara bertahap.

Peninjauan Celine Evangelista terhadap vila yang berada dekat Masjid Nabawi dimulai dari bagian dalam bangunan, tepatnya ruang tamu. Area ini menjadi titik awal untuk melihat bagaimana vila tersebut mengatur kebutuhan penghuni dan tamu. Ruang tamu tampak dirancang sebagai tempat menerima kunjungan tanpa harus langsung mengarahkan tamu ke area keluarga. Pengaturan semacam ini dinilai penting, terutama bagi keluarga yang mengutamakan kenyamanan, privasi, dan batas yang jelas di dalam hunian.

Salah satu fasilitas yang menarik perhatian Celine adalah kamar mandi khusus tamu yang berada di sekitar ruang tamu. Keberadaan kamar mandi tersebut memungkinkan area untuk menerima tamu dipisahkan dari ruang keluarga. Dengan demikian, tamu tidak perlu menggunakan fasilitas yang berada di bagian privat rumah. Pembagian ini juga membuat aktivitas keluarga tetap dapat berlangsung dengan lebih leluasa ketika ada kunjungan.

Celine menaruh perhatian pada pemisahan ruang tamu dan keluarga. Menurutnya, tata letak vila itu dapat mendukung kebutuhan tersebut, termasuk memungkinkan pemisahan perempuan dan laki-laki. Hal ini menjadi pertimbangan yang relevan bagi penghuni yang ingin menjaga kenyamanan setiap pihak saat mengadakan pertemuan atau menerima kerabat. Penataan ruang yang fleksibel juga membuat vila tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi dapat menyesuaikan diri dengan kebiasaan dan kebutuhan keluarga.

Setelah melihat ruang tamu, Celine meninjau ruang keluarga yang menjadi area berkumpul penghuni. Ia kemudian melihat area outdoor, yang dapat dimanfaatkan untuk bersantai atau menghabiskan waktu bersama. Fasilitas lain yang diperhatikannya ialah garasi mobil, sehingga kendaraan dapat ditempatkan di area yang lebih aman dan tertata. Vila tersebut juga dilengkapi lift yang memudahkan akses menuju lantai lain. Fasilitas ini menjadi nilai tambah, khususnya bagi penghuni yang membawa barang, lansia, atau anggota keluarga yang membutuhkan mobilitas lebih praktis.

Secara keseluruhan, vila tersebut memiliki tiga lantai dengan pembagian fungsi yang mendukung privasi dan kenyamanan. Dari ruang tamu hingga area keluarga, fasilitasnya menunjukkan adanya perhatian terhadap alur aktivitas di dalam rumah. Peninjauan Celine memperlihatkan bahwa pilihan tempat tinggal di Madinah tidak hanya dipertimbangkan dari kedekatannya dengan Masjid Nabawi, tetapi juga dari kelengkapan fasilitas serta kemampuan bangunan dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Dalam kunjungannya ke Madinah, Celine Evangelista diperlihatkan sebuah vila yang berada dekat Masjid Nabawi. Properti tersebut disebut sebagai salah satu opsi tempat tinggal bagi mereka yang ingin menetap di kota suci itu. Informasi yang diterima Celine mencakup pilihan jumlah kamar serta nilai rumah yang ditawarkan kepada calon pembeli.

Vila tersebut tersedia dalam beberapa pilihan kapasitas, yakni enam hingga delapan kamar. Pilihan delapan kamar menjadi salah satu yang menarik perhatian karena ditawarkan dengan harga sekitar Rp7,5 miliar. Nominal itu kemudian dibandingkan dengan harga rumah yang bisa diperoleh di Indonesia. Perbandingan tersebut memberikan gambaran mengenai nilai properti yang diperlihatkan kepada Celine di Madinah.

Selain kapasitas dan harga, Celine juga menerima penjelasan mengenai ketentuan pembayaran untuk pembelian rumah tersebut. Pembayaran kepada pemerintah Kerajaan Arab Saudi dikenakan sebesar 5 persen pada awal pembelian. Setelah pembayaran awal itu dilakukan, tidak ada pembayaran tahunan yang perlu disampaikan kepada pemerintah. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari informasi penting yang diterima Celine ketika meninjau pilihan properti itu.

Celine juga disebut mendapat penjelasan bahwa warga negara Indonesia dapat membeli rumah di Madinah tanpa harus menikah dengan warga Arab Saudi. Artinya, persyaratan kepemilikan yang disampaikan kepadanya tidak mengharuskan adanya pernikahan dengan warga setempat. “Ternyata kita bisa membeli rumah di Madinah tanpa harus menikah dengan orang Arab Saudi,” kata Celine. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kemudahan persyaratan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian dalam pembahasan mengenai vila itu.

Setelah melihat sejumlah bagian dalam vila, Celine Evangelista melanjutkan peninjauan ke area rooftop. Ruang terbuka tersebut dinilai memiliki fungsi yang cukup beragam bagi penghuni. Selain dapat digunakan untuk bersantai dan duduk-duduk, rooftop juga memungkinkan penghuni menikmati gahwa atau kopi sambil melihat suasana sekitar. Area itu turut dapat dimanfaatkan sebagai tempat bermain bola bersama anak-anak, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai ruang tambahan, tetapi juga menjadi tempat berkumpul bagi keluarga.

Dari sisi lokasi, vila tersebut disebut berada sekitar 10 menit dari Masjid Nabawi. Waktu tempuh itu menjadi salah satu pertimbangan penting, terutama bagi orang yang ingin memiliki tempat tinggal dengan akses relatif dekat ke masjid. Dalam perjalanan menuju lokasi, Celine juga melihat bahwa kondisi lalu lintas tidak mengalami kemacetan. Selain itu, supermarket disebut berada cukup dekat dari vila, sehingga kebutuhan sehari-hari dapat dipenuhi tanpa harus menempuh perjalanan yang terlalu jauh.

Berdasarkan kondisi bangunan, area rooftop, akses perjalanan, serta fasilitas di sekitar lokasi, Celine menilai vila tersebut dapat menjadi salah satu pilihan bagi orang yang ingin berhijrah ke Madinah. Penilaian itu disampaikan setelah ia melihat langsung lingkungan dan kemudahan yang ditawarkan properti tersebut. Meski demikian, ketertarikan terhadap vila belum berhenti pada peninjauan fasilitas. Setelah berkeliling, Celine masih menanyakan proses pembelian yang perlu ditempuh apabila seseorang ingin memiliki properti tersebut. Ia juga mencari informasi mengenai dokumen dan surat-menyurat yang diperlukan, termasuk kelengkapan administrasi serta tahapan legal dalam proses kepemilikan vila.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *