JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 5 October 2026, Kepolisian bersama pihak kelurahan sedang menelusuri peristiwa petasan yang dinyalakan selama sekitar satu jam dalam perayaan Maulid Nabi di Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut berlangsung pada Sabtu malam, 3 Oktober, dan kini menjadi bagian dari penanganan aparat setempat.
Proses pengusutan dilakukan untuk memperoleh keterangan mengenai rangkaian kejadian tersebut. Polisi berkoordinasi dengan pihak kelurahan dalam menindaklanjuti informasi yang diterima serta memastikan pihak-pihak terkait dapat dimintai keterangan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengumpulkan informasi secara langsung dari pihak yang berkaitan dengan kegiatan tersebut.
Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Seala Syah Alam menyampaikan bahwa pihak-pihak terkait telah dipantau dan dipanggil ke kantor kelurahan. Pemantauan dan pemanggilan itu dilakukan dalam rangka menelusuri peristiwa secara lebih lanjut. Keterangan dari pihak-pihak yang dipanggil akan menjadi bagian dari proses klarifikasi yang sedang berjalan.
Hingga proses tersebut berlangsung, kepolisian dan pihak kelurahan masih memeriksa informasi yang tersedia terkait penyalaan petasan dalam perayaan Maulid Nabi itu. Penelusuran dilakukan melalui koordinasi antarpihak dan pemanggilan pihak terkait ke kantor kelurahan. Aparat masih menjalankan proses pengusutan berdasarkan keterangan yang dihimpun.
Keterangan Kompol Seala Syah Alam menegaskan bahwa penanganan peristiwa tersebut masih berada dalam tahap penelusuran. Polisi bersama pihak kelurahan terus mengikuti proses yang diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kejadian di Jalan Keramat 2. Informasi lebih lanjut akan mengikuti hasil pemantauan dan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait yang telah dipanggil.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo merespons kericuhan yang berkaitan dengan penggunaan petasan dalam acara Maulid Nabi di Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut berlangsung hingga dini hari dan menjadi perhatian karena suara serta aktivitas petasan dapat mengganggu ketenangan warga, terutama di kawasan permukiman. Menanggapi kejadian itu, Pramono meminta para wali kota di Jakarta membatasi penggunaan petasan atau kembang api, khususnya pada malam hari.
Pramono menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.30. Ia kemudian membaca informasi mengenai kejadian itu sekitar pukul 02.00. Rentang waktu tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa penggunaan petasan dalam kegiatan masyarakat perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama ketika berlangsung di lingkungan yang berdekatan dengan tempat tinggal warga. Permintaan pembatasan itu disampaikan sebagai respons terhadap situasi yang terjadi, bukan sebagai penjelasan mengenai penerbitan aturan baru.
Ia juga meminta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil peran dalam menindaklanjuti persoalan tersebut. Para wali kota diharapkan memperhatikan pelaksanaan kegiatan yang menggunakan petasan atau kembang api, serta mendorong agar penggunaannya tidak dilakukan pada waktu malam secara berlebihan di kawasan permukiman. Langkah ini diarahkan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, sekaligus mencegah gangguan serupa kembali terjadi. Pernyataan Pramono berfokus pada pembatasan penggunaan petasan berdasarkan konteks kejadian di Jakarta Selatan, sehingga tidak dapat diperluas menjadi kebijakan umum di luar hal yang disampaikannya.
Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Melawai, Jakarta Selatan, menjalankan kegiatan usaha yang diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Salah satu bidang yang dikembangkan ialah perdagangan eceran sembako, sehingga koperasi dapat menyediakan berbagai barang pokok yang dibutuhkan warga dalam aktivitas rumah tangga. Kegiatan tersebut menempatkan koperasi sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan ekonomi di lingkungan kelurahan melalui pengelolaan usaha yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Selain perdagangan eceran sembako, KKMP Melawai juga mengembangkan usaha penjualan gas LPG. Jenis usaha ini dipilih karena gas LPG merupakan salah satu kebutuhan yang digunakan masyarakat dalam kegiatan memasak dan keperluan rumah tangga lainnya. Dengan menyediakan sembako dan gas LPG, koperasi menjalankan fungsi pelayanan ekonomi yang berorientasi pada kebutuhan warga, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk memperoleh barang keperluan harian melalui kegiatan usaha koperasi.
Kepala KKMP Melawai, Paiman, menerangkan bahwa kegiatan yang sedang dijalankan koperasi mencakup perdagangan eceran sembako dan gas LPG. Keterangan tersebut menjadi dasar mengenai arah usaha koperasi saat ini, yakni mengelola perdagangan barang kebutuhan pokok dan bahan bakar rumah tangga. Aktivitas ini tidak hanya ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan menghadirkan manfaat ekonomi bagi para anggota koperasi. Melalui pengembangan usaha secara berkelanjutan, koperasi memiliki kesempatan untuk memperkuat perannya sebagai wadah ekonomi bersama. Manfaat bagi anggota dapat muncul melalui keterlibatan mereka dalam kegiatan koperasi serta berkembangnya usaha yang dikelola secara kolektif. Pada saat yang sama, pelayanan kepada warga tetap menjadi tujuan penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Dengan demikian, usaha perdagangan eceran sembako dan gas LPG mencerminkan dua fungsi utama KKMP Melawai: memenuhi kebutuhan masyarakat dan memberikan nilai ekonomi bagi anggota koperasi.
Polda Metro Jaya mengimbau para suporter merayakan kemenangan Tim Nasional Indonesia pada final FIFA ASEAN Cup 2026 secara tertib. Imbauan tersebut disampaikan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di ruang publik yang berpotensi dipadati pendukung setelah pertandingan berakhir.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Indonesia atas Thailand dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. Ia juga mengapresiasi dukungan suporter yang berjalan tertib selama dan setelah pertandingan.
Para pendukung diharapkan tetap mematuhi aturan, menghindari tindakan yang dapat memicu kericuhan, serta memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain. Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan konvoi secara berlebihan, menggunakan kendaraan dengan aman, atau menyalakan petasan di kawasan padat. Perayaan yang berlangsung damai akan membantu menjaga suasana positif sekaligus menunjukkan dukungan olahraga yang bertanggung jawab.
Di bidang kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menargetkan angka obesitas turun menjadi sekitar 27–28 persen pada 2028. Sasaran tersebut lebih rendah dibandingkan angka obesitas pada 2023 yang tercatat sebesar 31,8 persen. Upaya penurunan ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap meningkatnya risiko penyakit tidak menular yang berkaitan dengan kelebihan berat badan.
Target itu disampaikan Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular Dinkes DKI Jakarta, Arif Syaiful Haq, dalam seminar Agent of Change di Jakarta. Menurutnya, pengendalian obesitas membutuhkan perubahan perilaku yang dilakukan secara konsisten, bukan hanya melalui penanganan medis ketika masalah kesehatan telah muncul.
Langkah yang didorong mencakup penerapan pola makan seimbang, peningkatan aktivitas fisik, pemantauan berat badan, serta penguatan edukasi di lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, dan komunitas. Keterlibatan masyarakat dipandang penting agar target 2028 dapat dicapai melalui kebiasaan sehat yang berkelanjutan.

