MAROS — Peningkatan mutu pelayanan publik dan pengembangan potensi pariwisata menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Reses dan Temu Konstituen Masa Persidangan Ketiga Tahun Anggaran 2025–2026 yang digelar di Aula Baruga Bantimurung, Kabupaten Maros.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan masukan terkait kebutuhan pembangunan di wilayah Bantimurung, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat serta mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu potensi unggulan Kabupaten Maros.

Dalam kegiatan tersebut hadir SM. Iskandar Zulkarnain Ass., S.E. dan Andi Muhammad Irfan AB, S.T., anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, bersama Camat Bantimurung serta Kepala Desa Allatenggae, Abdul Asis, dan masyarakat yang mengikuti kegiatan reses.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialog dan interaksi langsung antara wakil rakyat dengan masyarakat. Berbagai persoalan serta potensi yang ada di wilayah Bantimurung menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut.
Peningkatan Pelayanan Jadi Perhatian
Dalam forum reses, peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat dinilai perlu terus didorong. Pelayanan yang cepat, mudah, transparan dan berkualitas diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain pelayanan publik, perhatian juga diarahkan pada sektor pariwisata. Bantimurung memiliki potensi wisata alam yang besar sehingga pengembangannya membutuhkan dukungan infrastruktur, fasilitas yang memadai serta pengelolaan yang semakin profesional.
Pengembangan objek wisata juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Bantimurung Didorong Semakin Berkembang
Bantimurung memiliki daya tarik wisata yang kuat dan selama ini menjadi salah satu kawasan yang dikenal sebagai tujuan wisata di Kabupaten Maros.
Karena itu, pengembangan kawasan tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga memperhatikan kenyamanan pengunjung, kebersihan, keamanan, kelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat lokal.
Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan pariwisata. Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, DPRD, pengelola wisata dan masyarakat, berbagai potensi yang ada di Bantimurung diharapkan dapat dikembangkan secara maksimal.

Kepala Desa Allatenggae Abdul Asis turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari unsur pemerintahan desa yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat di tingkat lokal.
Serap Aspirasi untuk Pembangunan
Melalui kegiatan reses ini, berbagai aspirasi masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperjuangkan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan objek wisata, pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun Bantimurung yang lebih maju dan berdaya saing.
Dengan kolaborasi seluruh pihak, kawasan Bantimurung diharapkan mampu terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Maros, sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang semakin besar bagi masyarakat sekitar.
Reses bukan sekadar pertemuan, tetapi menjadi ruang untuk mendengar, menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat demi pembangunan yang lebih tepat sasaran. (Redaksi Portal Berita LIN : Arjun Maros)
- DPC LIN Jakarta Timur Dinahkodai Abdul Gofur, Ketum Gus Robi Berpesan: “Jalankan LIN Pakai Hati, Jangan Pakai Emosi”
- Wartawan Sulut Bersatu di Lapangan Hijau, Journalist Warrior FC dan Doulos Tikala FC Matangkan Persiapan Rebut Piala Bupati Joune Ganda.
- HARGA TIMAH DUNIA MELONJAK TAJAM, HARWENDRO: POSISI INDONESIA SANGAT STRATEGIS







Responses (4)