BANGKA BARAT – Komitmen Polres Bangka Barat dalam menutup ruang gerak pelaku penyelundupan terus diperkuat. Setelah berhasil mengungkap kasus penyelundupan beberapa waktu lalu, jajaran Polres Bangka Barat kini meningkatkan pengawasan di kawasan strategis, khususnya di Pelabuhan PT ASDP Tanjung Kalian, Mentok, sebagai pintu gerbang utama keluar masuk Pulau Bangka.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan dan pengecekan langsung yang dipimpin Kapolres Bangka Barat, AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan dan penekanan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol. Dr. Viktor Theodorus Sihombing yang menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian untuk memperketat pengawasan di jalur-jalur strategis guna mencegah berbagai bentuk penyelundupan dan tindak pidana lintas wilayah.
Selain memastikan kesiapan sistem pengamanan, kunjungan tersebut juga bertujuan memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan pelabuhan yang memiliki peran vital sebagai akses utama transportasi laut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Department Head Bisnis dan Pelayanan PT ASDP Pelabuhan Tanjung Kalian, Supervisi Pelayaran PT ASDP, Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Pos AL) Mentok, Kasat Intelkam Polres Bangka Barat, Kasat Binmas Polres Bangka Barat, serta Kanit I Politik Sat Intelkam Polres Bangka Barat.
Dalam pertemuan itu, seluruh pihak membahas penguatan koordinasi, pertukaran informasi intelijen, serta peningkatan sistem deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Fokus utama diarahkan pada upaya pencegahan penyelundupan barang ilegal, peredaran narkotika, perdagangan satwa dilindungi, hingga berbagai tindak pidana lain yang berpotensi memanfaatkan jalur penyeberangan laut.
Melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, Kapolres menegaskan bahwa pengamanan di Pelabuhan Tanjung Kalian menjadi prioritas karena merupakan salah satu objek vital nasional yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat dan distribusi barang yang sangat tinggi.
“Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas arahan dan penekanan Bapak Kapolda Kepulauan Bangka Belitung agar seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat pengawasan di setiap pintu masuk maupun keluar wilayah. Pelabuhan Tanjung Kalian merupakan objek vital yang memiliki peran strategis sehingga pengawasannya harus dilakukan secara maksimal. Berkaca dari keberhasilan Polres Bangka Barat dalam mengungkap kasus penyelundupan sebelumnya, kami terus memperkuat sinergi dengan PT ASDP, Pos TNI Angkatan Laut, dan seluruh stakeholder guna mencegah penyelundupan, peredaran narkotika, maupun tindak pidana lainnya,” ujar Iptu Yos menyampaikan pernyataan Kapolres.
Menurutnya, keberhasilan mengungkap kasus penyelundupan sebelumnya menjadi evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh personel untuk semakin meningkatkan kewaspadaan. Kejahatan lintas wilayah memiliki pola yang terus berkembang sehingga membutuhkan kolaborasi yang kuat antara aparat penegak hukum, operator pelabuhan, serta unsur TNI dan instansi terkait.

Polres Bangka Barat menilai bahwa sinergi lintas sektoral merupakan fondasi utama dalam menciptakan sistem pengamanan yang efektif. Selain menjamin kelancaran arus penumpang dan distribusi logistik, pengawasan yang optimal diharapkan mampu menutup setiap celah yang berpotensi dimanfaatkan jaringan penyelundupan maupun pelaku kejahatan lainnya.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Polres Bangka Barat akan terus meningkatkan patroli rutin, penguatan fungsi intelijen, pemeriksaan secara selektif terhadap kendaraan dan barang, serta koordinasi berkelanjutan dengan PT ASDP, Pos TNI Angkatan Laut, dan seluruh pemangku kepentingan.
Dengan langkah-langkah tersebut, Polres Bangka Barat berharap Pelabuhan Tanjung Kalian tetap menjadi pintu gerbang Pulau Bangka yang aman, tertib, kondusif, serta bebas dari praktik penyelundupan, peredaran narkotika, dan berbagai aktivitas ilegal lainnya.
(Humas Lembaga Investigasi Negara)







Responses (4)