News  

Lembe Utara Bergerak Menuju Prestasi, Gotong Royong Warga Jadi Kekuatan Hadapi Penilaian PKK Sulut 2026

BITUNG – Semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat terus menguat di Kecamatan Lembe Utara, Kota Bitung, menjelang pelaksanaan Penilaian Lomba PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026.

Momentum tersebut tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi antardaerah, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, kreativitas, dan kepedulian terhadap pembangunan lingkungan melalui penerapan 10 Program Pokok PKK.

Di bawah kepemimpinan Camat Lembe Utara Charles Tumewu, S.Sos, bersama Ketua TP-PKK Kecamatan Lembe Utara Deske Tumewu Makanoneng, berbagai elemen masyarakat terus didorong untuk terlibat aktif dalam program pemberdayaan di setiap kelurahan.

Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi salah satu kekuatan utama dalam menciptakan perubahan yang nyata, mulai dari lingkungan keluarga, kesehatan, kebersihan, pendidikan keluarga hingga kehidupan sosial masyarakat.

Camat Lembe Utara Charles Tumewu mengatakan, persiapan menghadapi penilaian PKK tingkat provinsi bukan semata-mata untuk mengejar prestasi dalam perlombaan.

Menurutnya, yang lebih penting adalah bagaimana momentum tersebut mampu membangun kesadaran masyarakat untuk terus berkreasi dan berinovasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

“Ini bukan hanya soal perlombaan, tetapi bagaimana masyarakat semakin sadar untuk berkreasi, berinovasi, menjaga lingkungan, serta membangun kebersamaan. Semangat gotong royong dan disiplin harus terus menjadi budaya masyarakat,” ujar Charles.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kecamatan Lembe Utara, Deske Tumewu Makanoneng, menjelaskan bahwa pembinaan yang dilakukan mencakup sejumlah aspek penting dalam pelaksanaan program PKK.

Di antaranya penguatan kapasitas kader, pola asuh anak, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, pemberdayaan keluarga, hingga penataan administrasi yang tertib dan akuntabel.

Seluruh program tersebut, kata Deske, dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutan dengan melibatkan kader serta masyarakat di masing-masing wilayah.

“Pembinaan tidak berhenti pada persiapan penilaian. Kami berharap seluruh program yang telah berjalan dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat,” katanya.

Penilaian tingkat Provinsi Sulawesi Utara juga menjadi momentum evaluasi terhadap implementasi program unggulan dan program prioritas PKK di Kecamatan Lembe Utara.

Melalui proses evaluasi tersebut, pemerintah kecamatan bersama TP-PKK dapat melihat sejauh mana program telah berjalan sesuai tujuan sekaligus mengembangkan berbagai inovasi yang dinilai dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya.

Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi media pembelajaran bagi masyarakat dalam meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan keluarga, kesehatan, kebersihan lingkungan, pemberdayaan perempuan, serta penguatan ketahanan keluarga.

Keberhasilan pembangunan, menurut pemerintah kecamatan dan TP-PKK, tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang sehat, mandiri, kreatif, dan mampu membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Dengan kolaborasi antara pemerintah kecamatan, TP-PKK, para kader, dan seluruh masyarakat, Lembe Utara optimistis mampu memberikan penampilan terbaik dalam Penilaian PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Utara 2026.

Semangat gotong royong dan kebersamaan pun diharapkan menjadi kekuatan utama bagi Lembe Utara untuk meraih prestasi sekaligus menjadi inspirasi bagi kecamatan lain dalam mewujudkan masyarakat yang maju, sehat, tertib, inovatif, dan berdaya saing melalui implementasi nyata 10 Program Pokok PKK.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *